Berita UtamaInforial

Internet Lemot, Penginputan APBD Molor

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Lemahnya jaringan internet di Manokwari disebut-sebut menjadi salah satu faktor penyebab molornya pengusulan dan pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2021 Papua Barat. Hingga pekan ketiga Januari 2021 pembahasan APBD belum juga dilakukan antara Pemerintah Provinsi dan DPR Papua Barat.

Asisten II Setda Provinsi Papua Barat, Melkias Werinussa mengatakan, molornya pengusulan dan pembahasan APBD Induk 2021 dipengaruhi oleh proses penginputan data yang harus detail dan lemahnya jaringan internet di wilayah Manokwari. Dia mengakui proses penginputan data melalui aplikasi SIPD baru dilakukan oleh pemerintah daerah sehingga proses penginputan data dilakukan secara bertahap.

Kondisi ini menyebabkan  proses penginputan data ke aplikasi SIPD terhambat. Akibatnya proses penginputan berjalan lambat dan molor dari waktu yang telah ditentukan.

“Jaringan Internet kita di Manokwari agak sedikit lelet, sehingga penginputan data molor,” katanya di Manokwari, Jumat (22/1/2021).

Menurut Melkias, sebagai ibu kota provinsi seharusnya kapasitas internet di Manokwari ditingktkan. Sehingga proses penginputan data yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan sektor swasta dapat dilakukan dengan maksimal.

“Proses penginputan data di aplikasi SIPD ini memang sangat detail dan dari seluruh Indonesia sehingga kalau banyak yang masuk maka jaringan lelet,” terangnya.

Dia menyayangkan lemahnya kapasitas jaringan internet yang menyebabkan proses pembahasan APBD Induk 2021 jadi molor. Rendahnya kapasitas jaringan internet di Manokwari harus segera mendapat penanganan dari pihak penyedia jasa.

“Telkomsel harus menambah kapasitas jaringan internet di wilayah Manokwari karena sangat diperlukan dalam proses pembangunan daerah,” paparnya.

Ia menambahkan agar PT Telkomsel sebagai penyedia jasa memberikan prioritas bagi Manokwari sebagai pusat pemerintahan di Papua Barat. Dia mengaku, telah banyak keluhan baik dari pemerintah daerah maupun swasta terkait lemahnya jaringan internet di Manokwari.

Dirinya berharap ada evaluasi yang menyeluruh sehingga persoalan lemahnya jaringan internet di Manokwari tidak menghambat proses kerja pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan pelaku usaha.

“Seharusnya Telkomsel bekerja lebih maksimal di Manokwari karena tidak ada pesaing lain di Papua Barat,” pungkasnya.

Ditanya terkait target pembahasan APBD Induk 2021, Melkias berharap awal Februari 2021 pembahasan dan penetapan APBD Induk 2021 Papua Barat dilalksanakan. Sehingga pemerintah daerah tidak sampaik menerima sanksi.

“Kita targetkan awal Februari ini sudah ditetapkan,” pungkasnya. (PB22)

** Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 25 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.