Jaksa Agung Lantik Hutagaol sebagai Kajati Papua Barat

  • Beri Empat Poin Penekanan

MANOKWARI – Jaksa Agung Republik Indonesia (RI), Sanitiar Burhanuddin, melantik Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat (Kajati Papua Barat), Juniman Hutagaol, Rabu (2/3/2022).

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah dan serah terima jabatan dilaksanakan di Aula Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI di Jakarta.

Ini sebagai tindaklanjut atas Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 54 Tahun 2022 tentang Pemindahan, Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI.

Pelantikan Juniman Hutagaol sebagai Kepala Kejati Papua Barat dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan sejumlah Pejabat Eselon I dan Eselon II di Lingkungan Kejaksaan RI.

Prosesi pelantikan tersebut disaksikan Ketua Komisi Kejaksaan RI, Barita Simanjuntak, Wakil Jaksa Agung RI, Sunarta, para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI serta para Staf Ahli Jaksa Agung RI.

Kepada para pejabat yang dilantik, Jaksa Agung meminta agar pelantikan sekaligus serah terima jabatan bukan hanya sebatas seremonial dalam rangka menjaga keberlangsungan serta eksistensi organisasi.

Ia menginginkan, prosesi tersebut dimaknai sebagai momen untuk mengingat, menyadari dan mengukuhkan kembali kewajiban serta tanggung jawab besar para pejabat di lingkungan Kejaksaan RI yaitu untuk senantiasa meningkatkan kinerja guna terwujudnya pelayanan hukum prima kepada masyarakat.

Kajati Papua Barat, Juniman Hutagaol. (Foto: Istimewa)

Khusus kepada para Pejabat Eselon II yang dilantik, Jaksa Agung RI menyampaikan empat poin penekanan.

Pertama, segera identifikasi, pelajari, kuasai dan selesaikan berbagai persoalan di tempat penugasan baru, guna akselerasi dan akurasi dalam pelaksanaan tugas.

Kedua, ciptakan suasana kerja yang produktif, inovatif, transparan dan akuntabel serta tumbuhkan etos kerja yang berorientasi pelayanan kepada masyarakat.

Ketiga, wujudkan proses penegakan hukum yang berkeadilan, profesional dan bermartabat yang didasarkan pada hati nurani dan integritas luhur sebagai landas pijaknya sehingga dapat memberikan keadilan subtantif yang dirasakan oleh masyarakat.

Keempat, jaga integritas, jauhi segala penyimpangan dan perbuatan tercela dalam pelaksanaan tugas.

“Hadirkan Kejaksaan sebagai lembaga yang dipercaya serta mampu memberikan pelayanan prima bagi masyarakat, bangsa dan negara,” kata Jaksa Agung RI.

Pada momen tersebut, serah terima jabatan dilaksanakan dari Kajati Papua Barat sebelumnya Wilhelmus Lingitubun kepada Kajati Papua Barat yang baru Juniman Hutagaol.

Diketahui, Wilhelmus Lingitubun kini dipercaya sebagai Jaksa Ahli Utama pada Jaksa Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung. (PB1)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: