Berita Utama

Januari-Maret 2018, Pengangguran di Manokwari Bertambah Lagi 385 Jiwa

MANOKWARI, PB News – Sulitnya mencari lapangan pekerjaan tak pelak membuat jumlah pengangguran di daerah ini terus meningkat.

Data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Manokwari menyebutkan bahwa hanya dalam rentang waktu Januari-Maret 2018, pencari kerja (Pencaker) di Kabupaten Manokwari mencapai 385 orang. Data ini diperoleh dari data pengurusan kartu kuning yang diterbitkan Disnakertras Kabupaten Manokwari.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Manokwari, Appi Pakilaran yang dikonfirmasi Papua Barat News, Rabu (2/5) di ruang kerjanya mengatakan pencari kerja di Kabupaten Manokwari didomiansi oleh usia produktif.

“Kebanyakan pencari kerja ini adalah usia-usia produktif tamatan SMA/SMK dan juga perguruan tinggi,” ujarnya.

Dia mengatakan jumlah lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah pencaker. Ini menjadi persoalan utama dalam mencari pekerjaan di Kabupaten Manokwari.

“Setiap kelulusan pendidikan yang akan masuk kedalam dunia kerja setiap tahunnya akan terus  bertambah sedangkan lowongan pekerjaan yang tersedia saat ini jumlahnya terbatas,” ujarnya.

Dia mengatakan, pelaku dunia usaha ataupun perusahaan-perushaan swasta membutuhkan tenaga-tenaga terampil dalam bidangnya, tetapi para pencaker masih belum memenuhi kriteria yang dibutuhkan perusahaan.

“Maka dari itu, kami saat ini berupaya melakukan program-program pelatihan keterampilan bekerjasama dengan lembaga-lembaga kursus walaupun terbatas sehingga bisa memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Disnakertrans juga melihat bagaimana kebutuhan di lapangan dan apa saja yang dibutuhkan di lapangan sehingga bisa disingkronkan melalui pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dilapangan.

“Itulah upaya yang bisa kita lakukan untuk menjawab tantangan tersebut,” ujarnya.

Appi berharap, dari para pencaker yang memiliki minat berwirausaha agar bisa membuka lapangan kerja sendiri dengan keterampilan yang mereka miliki.

Dia mengatakan, hingga saat ini Disnakertrans membantu dalam mencarikan pekerjaan bagi para pencaker dengan cara memberikan informasi kepada pencaker bahwa ada perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan.

“Kami sementara jalan ke perusahaan-perusahaan meminta data-data mereka perihal tenaga-tenaga apa saja yang  dibutuhkan perusahaan,” tandasnya.

“Dari data itu juga merupakan upaya kami dalam melakukan pelatihan keterampilan sehingag kita bisa menyiapkan keterampilan apa yang saat ini dibutuhkan oleh perusahaan,” imbuhnya.

Dia menambahkan, dari data pencaker hingga maret 2018, total pencaker mencapai 13.639, akan tetapi data tersebut tidak valid 100 persen karena banyak pencaker yang diterima bekerja di perusahaan tidak melapor ke Disnakertrans sehingga data tersebut tidak berkurang walaupun sudah ada yang diterima kerja.

“Kami berharap, pihak perusahaan juga bisa bekerjasama dalam melaporkan para pekerjanya ke Disnakertrans sehingga data yang dihasilkan untuk pencaker bisa valid,” harapnya. (PB18)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.