Berita Utama

Kadis Dikbud : Jangan Berikan PR jika Materi Sudah Selesai

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari, Barnabas Dowansiba menegaskan tidak akan keluarkan surat edaran pelarangan pemberian pekerjaan rumah (PR) oleh guru. Meskipun begitu, ujar Barnabas, ada beberapa hal harus menjadi pertimbangan guru apabila memberikan PR pada siswanya.

Menurut Barnabas, PR yang bersifat perencanaan sangat baik diberikan kepada para s`iswa, tetapi tidak untuk materi yang telah habis dipelajari pada hari yang sama.

“Guru pasti sudah tahu, jika materi yang habis pada hari yang sama lebih baik jangan diberikan PR, sementara kalau ada materi yang berkelanjutan atau berkaitan pemberian PR perlu dilakukan,” ujar Mandacan kepada wartawan, Kamis (9/8).

Sesuai dengan petunjuk K13, Dowansiba menambahkan, sudah sangat jelas bahwa siswa sebagai pelaku dalam proses belajar mengajar, sementara guru hadir sebagai fasilitator proses pembelajaran.

“Dalam kurimkulum 2013, guru hanya memfasilitasi dan memberikan kesimpulan, sementara siswa sebagai pelaku dalam proses belajar-mengajar tersebut. Tetapi kalau prosesnya panjang pemberian PR tentu tidak bisa dihindari, karena anak diminta untuk menggali menambah wawasan,” katanya lagi.

Terkait dengan surat pelarangan pemberian PR, Barnabas mengaku tak akan mengikuti jejak dinas pendidikan di wilayah lain.

“Tidak akan ada edaran seperti itu (pelarangan pemberian PR), semua dikembalikan kepada guru yang melaksanakan proses belajar mengajar,” tandasnya. (PB8)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.