Berita Utama

Kampung Wajib Buat Baliho Rincian Penggunaan Anggaran

MANSEL, papuabaratnews.co – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Kabupaten Manokwari Selatan Piet Mandacan mengatakan, setiap kampung wajib membuat baliho untuk memaparkan rincian penggunaan dana desa (dandes).

Namun hingga kini, dari pemantauan yang dilakukan, dia mengaku belum mendapati kampung yang membuat baliho tersebut.

“Aturannya memang harus, dan itu wajib. Cuma memang kampu-kampung ini mereka tidak buat,” katanya saat ditemui Papua Barat News di Ransiki, belum lama ini.

Dia menuturkan, di setiap monitoring yang dilakukan, pihaknya sudah mengingatkan setiap kampung agar membuat baliho pemaparan penggunaan anggaran. Bahkan menurut dia, ada sanksi tegas bagi kampung yang tidak membuat baliho tersebut.

“Kalu monitoring, kami ingatkan untuk wajib bikin. Kalau tidak bikin, konsekuensinya tahun berikut kami tidak cairkan,” ujarnya.

“Sepanjang jalan yang saya lalui dari Manokwari sampai sini sepertinya belum. Saya belum temukan salah satu yang membuat,” sambungnya.

Dia menambahkan, pembuatan baliho penggunaan anggaran pada dasarnya harus dibuat sejak awal. Sehingga, masyarakat bisa mengetahui pemanfaatan dandes.

“Seharusnya sebelum dana itu ada, mereka sudah bikin duluh. Supaya setiap kegiatan di kampung tersebut, masyarakat mengetahui. Selain itu ada pihak-pihak yang berwenang mengawasi dandes mereka bisa lihat papan itu. Biasanya mereka pasang itu, tapi tahun ini saya tidak tahu alasannya apa,” pungkasnya. (PB24)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 21 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.