Kasatpol PP : Belum Ada Pengawasan Bangunan Liar

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kabupaten Manokwari sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Barat, membuat pembangunan di kota ini begitu gencar dilakukan. Baik yang memiliki izin maupun yang tidak memiliki izin alias bangunan liar.

Namun keberadaan bangunan liar ini tentu tidaklah dibenarkan. Mengingat kondisi luas lahan yang terbatas, dibarengi dengan bangunan liar di sepanjang jalan raya serta volume kendaraan yang meningkat, membuatnya terlihat semakin semrawut.

Kasatpol PP Manokwari, Yusuf Kayukatui saat di temui di ruang kerjanya Selasa (26/1/21) menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum melakukan pengawasan terhadap bangunan liar tersebut. Diakui bahwa pembangunan yang ada di kota ini sudah terlihat amburadul dan semrawut.

“Harus ada koordinasi antar instansi terkait. Yang tidak mempunyai izin membangun itu bagaimana, dan kami siap eksekusi karena izinnya tidak ada,” katanya.

Diakui selama ini pihaknya belum melaksanakan penertiban ataupun pembongkaran bangunan liar. Hal tersebut dikarenakan belum adanya masukan dari OPD terkait. Menurutnya, bangunan liar di Manokwari saat inu sudah sangat ‘menjamur’.

“Tetapi kami belum tahu apakah bangunan tersebut mempunyai izin membangun atau tidak. Seharusnya yang menyampaikan itu adalah yang mengeluarkan izin. Seharusnya sebelum bangunan tersebut berdiri, tetapi kalau sudah dibangun lalu kita bertindak. Paling banyak warung atau tempat-tempat usaha lainnya yang ada di wilayah kota, di Wosi, Marina,” bebernya.

“Sebelum membangun diharapkan masyarakat harus mengantongi ijin, apabila tidak memiliki ijin, maka pemerintah akan membongkar. Karena tidak semua tempat bisa dibangun, ada aturannya guna menjaga ketertiban dan ketentaraman kenyamanan kota,” imbaunya. (PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 27 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: