Berita Utama

Kasus Covid-19 di Papua Barat Naik Tiga Kali Lipat

MANOKWARI – Jumlah kasus aktif Covid-19 di Provinsi Papua Barat mulai meningkat dalam lima hari terakhir. Hal ini berdasarkan data Dinas Kesehatan Papua Barat.

“Pasien harian positif Covid-19 di Provinsi Papua Barat mulai meningkat dari 293 orang pasien pada lima hari yang lalu, meningkat menjadi 842 orang hari ini (kemarin, red),” kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Papua Barat Arnold Tiniap di Manokwari, Kamis (10/2/2022).

Ia mengatakan tambahan pasien sebanyak 842 orang tersebut berasal dari 11 kabupaten dan 1 kota di Papua Barat, kecuali Kabupaten Pegunungan Arfak yang masih berada di zona hijau Covid-19.

Tiga daerah yang mencatat penambahan kasus aktif yang sangat signikan adalah Kabupaten Manokwari 225 orang, Kabupaten Fakfak 111 orang dan Kota Sorong 259 orang. Sembilan daerah lainnya kasus aktif berada di bawah angka 75 kasus.

Secara keseluruhan jumlah pasien positif Covid-19 di Papua Barat sejak pandemi melanda telah mencapai 24.695 orang. Sedangkan pasien yang telah sembuh mencapai 23.495 orang dan meninggal akibat Covid-19 mencapai 358 orang.

Menurut Arnold, penularan Covid-19 di Papua Barat diindikasikan akibat transmisi lokal, terutama melalui perjalanan antardaerah. Adanya indikasi itu karena beberapa pasien Covid-19 yang dirawat di Papua Barat berasal dari Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Untuk itu, warga Papua Barat diimbau lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan menerapkan 3M hingga 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas). Selain itu, pemerintah terus menggalakan vaksinasi Covid-19 sebagai bentuk antisipasi terhadap penyebaran virus.

Senada, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengimbau semua warga Papua Barat mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan.

“Dalam berbagai kesempatan kami sudah mengimbau untuk mematuhi protocol kesehatan, meskipun saat landai, apalagi beberapa hari ini kasus aktif meningkat secara drastis,” kata Gubernur Mandacan saat ditemui di Lapangan Borarsi Manokwari usai melepas peserta Pawai Seni Budaya Provinsi Papua Barat tahun 2022, Kamis (10/2/2022).

Gubernur Mandacan menegaskan program vaksinasi harus tetap digiatkan. “Tidak ada pemaksaan untuk divaksin, tapi sosialisasi dan ajakan kepada masyarakat harus terus diupayakan agar semakin banyak orang mau divaksin. Ini perlu untuk meningkatkan kekebalan Bersama menghadapi gelombang pandemi Covid-19,” paparnya.

Dinas Kesehatan Papua Barat melaporkan bahwa sampai Kamis (10/2/2022), cakupan vaksinasi di Papua Barat, untuk dosis pertama sebanyak 460.732 atau 57.58 % dan vaksinasi dosis kedua sebanyak 305.306 atau 38,29%. Sementara vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster sebanyak 9.413 atau 1,18%.

Percepatan vaksinasi

Kepala Polri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo dalam kunjungan kerja ke Kalsel untuk meninjau kegiatan vaksinasi Covid-19 serentak mengingatkan jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) untuk membantu percepatan program vaksinasi nasional.

”Kasus Covid-19 varian Omicron terus meningkat dan menjadi kewaspadaan kita semua. Untuk menghadapinya perlu akselerasi vaksinasi di wilayah-wilayah yang cakupan vaksinasinya belum 100 persen,” katanya.

Menurut Sigit, vaksinasi pertama, kedua, dan ketiga (booster) sangat penting untuk kekebalan komunitas. Dari data yang ada, mereka yang sudah divaksin memang tetap bisa terkena varian Omicron. Namun, kebanyakan yang sudah divaksin dua kali atau bahkan tiga kali hanya mengalami gejala ringan dibandingkan dengan mereka yang belum divaksin.

”Saya juga selalu mengingatkan untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Salah satunya menggunakan masker, yang sudah harus menjadi kebiasaan rutin,” katanya.

Sigit juga meminta daerah-daerah mengaktifkan kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Dengan adanya PPKM mikro, mereka yang positif Covid-19 bisa ditangani dengan baik dan cepat. Mereka bisa menjalani isolasi di tempat-tempat yang telah disiapkan. ”Kita harus bisa menjaga agar laju penyebaran Omicron dapat dikendalikan,” ujarnya. (PB1)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.