Kasus Covid-19 Melonjak, Pemprov Terapkan Pembatasan Kerja

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemerintah Provinsi Papua Barat kembali menerapkan pembatasan kerja. Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) diberlakukan.

Langkah ini diambil menyusul terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di lingkungan kerja dan di tengah masyarakat dalam sepekan terakhir. Data Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, hingga Selasa (22/6/2021), tercatat 9.725 orang terkonfirmasi positif Covid-19 atau atau 20,2% dari total 48.126 orang yang telah diperiksa.

Kebijakan ini sesuai surat edaran Surat Edaran Gubernur Papua Barat Nomor : 061-2/1273/GPB/2021 tentang penyesuaian sistem kerja dan kehadiran ASN dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemprov Papua Barat tertanggal 22 Juni 2021.

Surat itu diteken Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dan mulai berlaku pada tanggal 24 Juni hingga 13 Juni 2021 mendatang, selama masa kerja 14 hari.

Dalam SE tersebut ada sejumlah poin yang harus dilakukan oleh setiap pegawai atau ASN di lingkungan Pemprov Papua Barat. Diantaranya, pegawai atau ASN yang melaksanakan tugas kedinasan di rumah wajib menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja di rumah dan tidak diperkenankan bepergian ke daerah lain, apalgi daerah terdampak.

Pengaturan jumlah pegawai yang melaksanakan WFO, paling banyak 50 persen pada unit kerjanya dengan memprioritaskan pejabat struktural atau pegawai yang melaksanakan tugas strategis dan 50 persen melaksanaan tugas kedinasan secara WFH.

Pemerintah daerah tetap memberikan tambahan penghasilan bagi ASN yang melaksanakan tugas kedinasan dengan bekeja di rumah atau tempat tinggalnya.

Dalam poin berikutnya, pegawai atau ASN diminta untuk mengoptimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pertemuan, rapat dan sosialisasi.

Media ini telah berusaha mengonfirmasi Kepala Gugus Tugas Harian Percepatan Penanganan Covid-19 Papua Barat  Derek Ampnir terkait skema antisipasi lanjutan pasca penerapan pemberlakuan WFH dan WFO. Namun sampai berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Satgas Penanganan Covid-19 Papua Barat.  (PB22/PB1)

 

**Berita ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 23 Juni 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: