Berita Utama

Kasus HIV/AIDS di Manokwari Capai 2.065 Kasus

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Manokwari sampai dengan Oktober 2020 sebanyak 2.065 kasus. Jumlah kasus didominasi perempuan dengan 1.137 kasus.

“Banyaknya kasus HIV/AIDS hingga Oktober 2020, disebabkan karena adanya perilaku seks yang tidak baik mulai dari berganti-ganti pasangan hingga perilaku seks bebas yang juga menjadi sumber penularan,” ujar Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Marthen R. Tampang, Rabu (2/12/2020).

Ia menjelaskan jika dilihat dari kisaran usia, usia 20-29 tahun memiliki kasus yang sangat tinggi mencapai 815 kasus, disusul usia 30-39 tahun dengan 637 kasus.

Marthen menambahkan, pihaknya telah melakukan upaya persuasif guna mencegah penularan HIV/AIDS. Dirinya mengimbau jika menemui sebuah kasus, maka harus menemukan layanan yang bisa melakukan penanganan yang serius.

“Kalau masyarakat membiarkan dan tidak mau datang ke layanan, maka sudah risiko penularan akan terus meningkat ,” jelasnya.

Dijelaskan, pengawasan terhadap tempat lokalisasi sudah terjadwal secara rutin dan langsung ditangani oleh puskesmas Maripi.

“Disana (lokalisasi, red) sudah dilakukan pengawasan secara langsung dan terjadwal secara rutin kapan akan dilakukan kunjungan sosialisasi maupun pemeriksaan,” terangnya.

Ia menambahkan, cara yang paling ampuh untuk memutus rantai penularan adalah dengan setia kepada pasangan.

“Diharapkan agar selalu setia kepada pasangan,” tutupnya.(PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Kamis 3 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.