Berita Utama

Kebakaran Hebat kembali Melanda Pasar Sanggeng

58 Lapak Pedagang Hangus Dilalap Api

MANOKWARI, PB News – Hanya berselang seminggu, setelah bangunan pasar tingkat yang bersebrangan dengan Pos Polisi Sanggeng hangus terbakar, kebakaran hebat kembali terjadi di Pasar Sanggeng. Kali ini sebanyak 58 lapak pedagang di bagian los sayur yang bersebelahan dengan kali Konto musnah dilalap si jago merah, Kamis (19/4). Api menghanguskan sebagian pasar di bagian los yang biasa digunakan untuk para pedagang untuk berjualan sayur  dan barang kelontong sejak pukul 03.30 dini hari WP.

Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi, S.IK MH melalui  Kabag Ops, Kompol   Winarto, yang berada di lokasi kebakaran menyatakan, pihaknya sejauh ini belum dapat menyimpulkan dan masih menyelidiki penyebab kebakaran lapak para pedagang. Lapak yang terbakar adalah tempat berdagang mainan anak-anak, warung makan, dan tempat penjualan DVD.

“Kepolisian belum menyimpulkan sebab kebakaran 58 lapak tersebut, saat  ini masih mengumpulkan keterangan dan bukti dari para pedagang dan masyarakat yang melihat langsung kejadian kebakaran tersebut,” ungkap Winarto.

Menurut  Winarto, api berhasil dipadamkan  dengan bantuan 1 unit mobil water canon dari Brimob Polda Papua Barat, 1 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Provinsi, dan 1 unit truk tangki BNPB Kabupaten Manokwari, serta bantuan warga yang ikut aktif memadamkan api.

Meskipun menghanguskan sebanyak 58 lapak pedagang, musibah kebakaran tak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Kami menghimbau pedagang agar lebih waspada dan memperhatikan semua barang yang ada dalam lapaknya terutama yang mudah terbakar. Selain itu, pedagang jangan asal menyambung kabel dan mengambil aliran listrik sembarangan,” ucap Winarto.

Kepada seluruh pedagang, aparat meminta jangan asal pasang terpal hingga menutup akses jalan.

“Jadi kalau ada peristiwa seperti ini, mobil damkar bisa masuk memberi pertolongan, tolong lebih berhati-hati dan saling mengingatkan,” imbau Winarto lagi.

Informasi yang dihimpun Koran ini, api bersumber dari arah timur, tepatnya dari lapak yang berdekatan dengan tiang listrik.

Hingga berita ini diturunkan, puluhan pedagang dan warga masih membersihkan sisa-sisa puing dan mengambil barang-barang yang masih bisa dipakai seperti potongan atap seng.

Personil Kepolisian Polres Manokwari yang dipimpin Kabag Ops Kompol Winarto pun masih ikut membersihkan puing kebakaran di TKP.

Pantaun Koran ini , satu unit mobil pemadam kebakaran muncul ke lokasi hampir setengah jam setelah kejadian. Warga pun hanya membantu pemadaman dengan peralatan seadanya. Hingga pukul 05.00 WP, api tampak masih menyala. Belum diketahui berapa jumlah kerugian materil dan penyebab kebakaran.

Sementara itu, Sekda Manokwari  FM Lelenoh mengatakan, pihaknya akan menginvetarisir semua lapak para pedagang yang menjadi korban kebakaran tersebut.

“Para pedagang yang menjadi korban kebakaran akan didata  ulang, terutama para pedagang yang terkena dampak kebakaran,” kata Sekda saat mengunjungi pasar  Sanggeng pasca kebakaran tersebut.

“Saya minta para pedagang, mendata ulang barang yang terbakar bisa istimasi supaya kita tahu secara pasti berapa kerugian yang dialaminya  para pedagang,” katanya.

Dia menegaskan, pemda akan berpatokan pada data yang sudah dikeluarkan Disperingkop Kabupaten Manokwari.

“Data tersebut akan dipakai, kalau pun ada tambahan, maka itu diluar dari tanggung jawab Pemda Manokwari,” ujarnya.

Sementara, ujar Lalenoh, pasar yang terbakar waktu lalu sudah diakomodir duluan untuk  direnovasi dan dibangunan pasar yang baru. Sesuai putusan rapat, diajukan ke Bupati dan nantinya akan diserahkan Pemprov Papua Barat.

Sekda Lalenoh meminta, para pedagang bersabar dan mengikuti proses dan tahapan sebagaimana yang direncanakan oleh pemerintah. (PB14)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.