Kedatangan Jenazah Pratu Vicky Disambut Isak Tangis Keluarga

SORONG, PB News – Kedatangan jenazah Pratu Vicky Irad Uba Rumpaisun (22) di rumah duka di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di belakang SMP Negeri 9 Kota Sorong, disambut isak tangis dari keluarga dan kerabat, Selasa (3/4) sore.

Jenazah Pratu Vicky tiba di Bandara DEO Sorong dengan menggunakan pesawat carter Kodam XVII/Kasuari pukul 17.30 Waktu Papua (WP)

“Setelah disemayamkan, jenazah almarhum akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Tri Jaya Sakti besok hari (hari ini, red) pukul 14.00 WP. ” ujar Komandan Kodim Letkol Inf Andar Dodianto Panggabean saat berada di rumah duka.

Menurut Andar, almarhum Pratu Vicky berhak dimakamkan di taman makam pahlawan sebab beliau gugur dalam pelaksanaan tugas. Almarhum juga akan menerima kenaikan pangkat Prajurit Kepala (Praka).

“Kenaikan pangkat itu diberikan sebagai bentuk penghargaan terhadap korban yang berdinas di Yonif 751/Raider,” kata Andar.

Sebelum diberangkatkan ke Sorong, terlebih dahulu dilakukan upacara penghormatan secara militer dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit.

Hadir dalam upacara itu Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli Amar dan sejumlah pejabat teras TNI dan Polri di lingkungan Kodam XVII Cenderawasih dan Polda Papua.

Selanjutnya, jenazah Pratu Vicky diserahkan kepada keluarga yang diterima oleh Yusuf. Selama berlangsungnya upacara penyerahan jenazah yang bertempat di Hanggar Bandara Mozes Kilangin Timika, media tidak diperkenankan meliput kegiatan tersebut.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen George Elnadus Supit yang dimintai tanggapan terkait kontak tembak dengan KKSB di Banti, Tembagapura yang menewaskan Pratu Vicky belum bersedia memberikan komentar. “Nanti, belum selesai,” ujarnya singkat.

Kontak tembak antara anggota TNI dengan KKSB di Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Mimika terjadi pada Minggu (1/4) petang. Dalam peristiwa itu, satu prajurit TNI Pratu Vicky gugur setelah diterjang peluru tajam pada bagian pelipis kiri. Sementara dari pihak KKSB dua orang tewas dan sebagian lainnya mengalami luka-luka.

Operasi penertiban KKSB di Kampung Banti, Tembagapura dilakukan menyusul tindakan kelompok tersebut yang membakar gedung Rumah Sakit Waa-Banti, gedung SD dan SMP Negeri Banti dan beberapa rumah warga masyarakat.

Pihak KKSB sebelumnya pernah mengirim surat ke pihak manajemen PT Freeport Indonesia untuk segera mengaktifkan kembali RS Waa-Banti dan penerangan listrik di kampung yang berdekatan dengan area operasi pertambangan Freeport itu.

Operasional RS Waa-Banti maupun sekolah dan penerangan listrik di wilayah Banti terhenti total sejak 26 Oktober 2017 saat KKSB menguasai sejumlah kampung di sekitar Tembagapura seperti Kimbeli, Banti, Utikini Lama, area Longsoran hingga Opitawak.

Seluruh petugas medis, guru-guru dan operator listrik yang bertugas di Banti telah ditarik ke Timika sejak akhir Oktober 2017. (PB7)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: