Berita UtamaInforial

Kementan Lirik Komoditas Unggulan Pertanian Papua Barat

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kementerian Pertanian mulai melirik sejumlah komoditas unggulan pertanian Papua Barat, seperti kakao Ransiki dan Kopi Anggi.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Papua Barat, Charlie Heatubun mengatakan, komoditas unggulan pertanian Papua Barat sangat menjanjikan. Hal itu merujuk pada keberhasilan ekspor sejumlah komoditas unggulan pertanian seperti kakao Ransiki dan kopi Anggi beberapa waktu, meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Pencapaian itu telah menarik perhatian Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, karena dalam waktu dekat dia akan melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat.

“Benar, Mentan RI dalam waktu dekat akan datang ke Papua Barat. Kedatangannya diharapkan mampu mengangkat potensi komoditi unggulan lokal yang selama ini dikelola oleh masyarakat,” kata Heatubun kepada Papua Barat News di Manokwari, Selasa (2/2/2021).

Penerima Adhigana Award 2020 itu menyebutkan bahwa rencana kunjungan Menteri Pertanian ke Papua Barat adalah tindak lanjut dari kesepakatan antara Pemprov Papua Barat dengan Kementan RI pekan lalu di Jakarta. Salah satu kesepakatan adalah mendorong pengembangan sektor komoditas unggulan pertanian di Papua Barat.

“Kunjungan ini adalah hasil pembicaraan bersama antara Mentan dan gubernur waktu lalu di Jakarta,” paparnya.

Selain membahas kakao dan kopi Anggi, kata Charlie, Mentan Syahrul Yasin Limpo juga dijadwalkan akan meninjau rencana revitalisasi perkebunan kelapa sawit di Papua Barat. Program revitalisasi perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu agenda prioritas Mentan.

“Revitalisasi perkebunan kelapa sawit juga dilirik oleh Mentan RI,” ujarnya.

Charlie berharap kunjungan Mentan RI ke Papua Barat ini memacu peningkatan komoditas deforestasi yang selama ini telah dikembangkan oleh Pemprov Papua Barat.

Menurutnya, peningkatan komoditas lokal memerlukan sinergitas dan dukungan seluruh pihak mulai dari pemerintah pusat sampai di daerah. Partisipasi dan dukungan mitra pembangunan yang dipercaya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Tentunya sinergitas antar seluruh mitra tetap menjadi landasan pembangunan ekonomi daerah,” pungkas Charlie. (PB22)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 3 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.