Kepala Balitbangda Papua Barat Raih Piala Adhigana

MANOKWARI, papuabaratnews.co  – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Papua Barat, Charlie D Heatubun, dikukuhkan sebagai Top 3 Aparatur Sipil Negara (ASN) Teladan Tahun 2020.

Penghargaan kategori sama juga diterima oleh Diana Kusumastuti dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Herman Suryatman dari Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Ketiganya mendapatkan Piala Adhigana yang diserahkan langsung oleh Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo pada acara Malam Anugerah ASN 2020, di Grand Golden Ballroom 1, Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Senin (14/12/2020)

Anugerah Aparatur Sipil Negara tahun 2020 yang bertema “ASN Berkinerja dan Berdampak Nyata” merupakan bentuk apresiasi kepada sosok yang telah memberikan kontribusinya dan sudah dirasakan langsung, baik oleh organisasi maupun masyarakat.

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengatakan, penyelenggaraan Anugerah ASN yang rutin setiap tahun akan mendorong ASN semakin profesional, semakin menunjukkan talentanya, berani mengambil keputusan dan berani membuat berbagai inovasi.

“Dan, nantinya menjadi panutan masyarakat, ASN itu mampu melayani, menggerakkan, dan mengorganisir masyarakat di lingkungan dia berada,” katanya.

Dalam Anugerah ASN, dinilai kinerja para ASN. Anugerah ASN ini dibagi dalam tiga kategori – PNS inspiratif, PPT (Pejabat Pimpinan Tinggi) teladan, dan the future leader.

Penghargaan PNS inspiratif diberikan kepada Arif Wibowo dari Balai Riset Perikanan, Perairan Umum, dan Penyuluhan Perikanan Palembang, Dian Inggrawati Soebangil dari Kementerian Sosial, dan Fathul Aminudin Aziz dari Kementerian Agama-IAIN Purwokerto.

Adapun peraih penghargaan kategori the future leader adalah Ganjar Setya Pribadi dari Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Bandung, Gilang Adi Nugroho dari Kementerian Perdagangan, dan Muhammad Rifki Al Habib dari Kementerian Keuangan.

Sebelum meraih Anugerah ASN Teladan 2020, Charlie D Heatubun telah mengikuti serangkaian tahapan seleksi selama kurang lebih 4 bulan meliputi seleksi administrasi, seleksi portfolio, verifikasi lapangan, dan tahapan wawancara.

Charlie terpilih sebagai Nomine PPT Teladan karena peran signifikan yang diembannya sebagai Kepala Balitbangda dalam membantu  Gubernur  Papua  Barat  memotori dan menginisiasi berbagai inovasi, terobosan dan akselerasi untuk pencapaian pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan di Provinsi Papua Barat.

Salah satunya adalah mengawal komitmen bersama antara  Pemprov Papua Barat, Pemprov Papua, Pemerintah Pusat, Mitra Pembangunan Lokal, Nasional dan  Internasional, untuk memulai pendekatan pembangunan yang lebih menghargai jasa lingkungan dan menjaga kelestarian sumber daya alam akan memberikan manfaat  lebih bagi kesejahteraan masyarakat adat.

Peran yang sangat signifikan Charlie sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) yaitu memastikan komitmen dari Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui institusi Kelitbangan dan Inovasi Daerah yang terbentuk sejak tahun 2017 berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Papua Barat Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Papua Barat merupakan Perangkat Daerah yang memiliki kewenangan dan bertanggungjawab atas penyelenggaraan aktivitas kelitbangan dan inovasi pemerintahan dalam negeri dan otonomi khusus di daerah, memimpin segala proses pembangunan berkelanjutan dengan tugas pokok dan fungsi strategis mendukung penyelenggaraan fungsi Pemerintahan daerah.

ConValue dari Visi Balitbangda ini sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua  Barat yaitu Menuju  Papua  Barat  yang  Aman,  Sejahtera  dan  Bermartabat,  dengan  tugas pokok  yang  diemban  adalah  melaksanakan  fungsi  strategis  mendukung  penyelenggaraan pemerintahan  daerah  di  Provinsi  Papua  Barat  di  bidang  Kelitbangan  dan  Inovasi  Daerah.

Kepemimpinan (leaderships) Charlie sangat jelas terlihat sebagai Ketua Panitia Penyelenggara International  Conference  on  Biodiversity  Ecotourism and Creative  Economy (ICBE) atau Konferensi Keanekaragaman Hayati, Ekowisata dan Ekonomi  Kreatif di Manokwari yang dilaksanakan  pada 7 – 10  Oktober  2018  yang dihadiri  lebih  dari  1000  orang peserta, baik  dari dalam dan luar negeri. Momentum ICBE 2018 ini merupakan komitmen untuk mewujudkan Papua Barat sebagai Provinsi  Pembangunan Berkelanjutan.

Komitmen itu kembali diwujud-nyatakan dengan disahkannya Peraturan Daerah Khusus  (PERDASUS) Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pembangunan  Berkelanjutan di Provinsi Papua Barat yang berisi komitmen Pemerintah Daerah untuk  melindungi  minimal 70 persen  luas hutan  dari  luas  daratan  dan  50  persen  dari  luas  lautan. Perancangan  Provinsi  Konservasi semacam ini adalah yang pertama di Indonesia dan di dunia.

Birokrasi lincah dan progresif

Kondisi pandemi Covid-19 mendorong banyak perubahan termasuk di birokrasi. Diharapkan, birokrasi yang sederhana, gesit, dan berorientasi pada hasil dan manfaat diperlukan supaya kebijakan dan program bisa dieksekusi dan dirasakan masyarakat.

Tuntutan perubahan birokrasi tersebut disebutkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam sambutannya di acara Malam Anugerah ASN 2020 itu.

Saat ini, menurut Wapres, pengambilan keputusan maupun pelaksanaan program harus dilakukan secara cepat dan tepat.

Utuk itu, penyederhanaan birokrasi harus didukung penuh semua pimpinan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Kebijakan penghapusan jabatan struktural pada jabatan administrasi yakni eselon 3 dan 4 perlu diikuti penyesuaian proses bisnis penanganan pekerjaan. Penataan struktur organisasi juga harus sesuai dengan tugas, fungsi, dan kebutuhan supaya tidak ada tumpang-tindih dan duplikasi.

“Tujuan utama penyederhanaan birokrasi bukan hanya pada peralihan jabatan struktural menjadi jabatan fungsional, tetapi harus terjadi perubahan mindset terkait profesionalitas, kecepatan, kelincahan, dan efisiensi kerja,” tutur Wapres Amin dari kediaman resmi Wapres, Jakarta.

Di sisi lain, teknologi perlu dimanfaatkan untuk mengoptimalkan pelayanan publik. Dalam birokrasi yang sederhana dan lincah ini, inovasi dari aparatur sipil negara perlu bisa diakomodir.

Wapres Amin pun meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menjaga iklim kondusif bagi birokrasi dan ASN dalam menggali dan menemukan praktik-praktik terbaik. (ADV)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 15 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: