Berita Utama

KPU Mansel Gelar Coklit dengan Protokol Kesehatan

RANSIKI, papuabaratnews.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari Selatan memastikan penyelenggaraan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di 6 distrik dan 57 kampung, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan coklit sudah dimulai sejak tanggal 15 Juli dan akan berakhir pada 13 Agustus 2020.

Ketua KPU Mansel, Anthon Wapairi memastikan bahwa seluruh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) bebas dari Covid-19. Dalam pelaksanaannya pihaknya mengimbau agar petugas selalu menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 ketika bertemu dengan masyarakat.

Anthon menambahkan semua penyelenggara pemilihan baik KPU, PPK, PPS serta PPDP saat bertugas wajib untuk melengkapi diri dengan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap, mulai face shield, masker, sarung tangan hingga hand sanitizer yang harus selalu dibawa.

“Untuk mengurangi potensi penularan wabah Covid-19 PPDP yang berkunjung ke rumah pemilih melakukan aktivitas coklitnya di teras atau halaman rumah dengan waktu yang tidak terlalu lama,” ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa dalam kegiatan coklit ini petugas nantinya akan melakukan konfirmasi kepada pemilih berbasis Kartu Keluarga. Coklit tersebut nantinya dilakukan dengan melihat kesesuaian data pemilih apakah sudah sesuai atau malah tidak memenuhi syarat.

“PPDP akan mencentang data yang sudah sesuai dan mencoret data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS). Selain itu juga bisa dilakukan pengubahan data apabila ada yang perlu diperbaiki,” kata Anthon.

Lebih lanjut Anthon menjelaskan ada beberapa kategori pemilih yang masuk dalam TMS di antaranya jika diketahui pemilih ternyata sudah meninggal dunia, atau pemilih yang berstatus sebagai TNI atau POLRI. Selain itu pemilih TMS juga bisa dari orang yang tidak dikenal atau orang asing.

“Pemilih yang didatangi petugas hanya perlu menyiapkan data-data seperti KTP elektronik atau Kartu Keluarga (KK) saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Divisi Pengawasan  Humas dan Hubungan Antar Lembaga Lembaga Bawaslu Manokwari Selatan Saul Rawar mengatakan sejak dimulai pelaksanaan coklit, pihaknya sudah melakukan pengawasan terhadap PPS, PPDP dan Pantarli di lapangan melalui panwas kampung dan distrik.

“Sampai saat ini pengawasan itu sementara berjalan. Kami amati pelaksanaannya sudah sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Termasuk saat mendampingi tim monitoring dari Bawaslu Provinsi untuk memastikan bahwa pencocokan dan penelitian data berlangsung sesuai protokol kesehatan,”kata Rawar.

Lebih lanjut, Saul menghimbau warga Mansel yang belum didata oleh petugas agar segera melapor ke Panwas Kampung, Distrik maupun Bawaslu Kabupaten Mansel.

“Ini perlu, sehingga pada saat perbaikan data pemilih sementara (DPS) mereka bisa terdata semua sehingga tidak ada yang golput,” terang dia. (PB24)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.