Berita Utama

KPU Umumkan Hasil Seleksi Wawancara Relawan Demokrasi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari mengumumkan hari seleksi wawancara terhadap 25 Relawan Demokrasi yang sudah dinyatakan lulus ujian tertulis beberapa waktu lalu.

Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Manokwari, Fahry Rafly, mengatakan, berdasarkan jadwal tahapan yang ada maka pihaknya sudah menjalankan proses seleksi wawancara tersebut pada Sabtu, (26/9/2020) dan Senin (28/9/2020).

“Proses wawancara sudah kita jalankan dan akan kita umumkan melalui akun resmi KPU Manokwari hari ini,” ujarnya kepada Papua Barat News di Kantor KPU Manokwari, Selasa (29/9/2020).

Menurut dia, dalam tiga hari ke depan terhitung sejak 30 September 2020 sampai dengan 2 Oktober 2020, pihaknya akan masuk ke tahapan penyampaian tanggapan atau keberatan dari masyarakat tentang nama-nama relawan demokrasi yang sudah dinyatakan lulus tersebut. Hal tersebut dilakukan karena relawan demokrasi adalah representasi dari KPU dalam menjalankan fungsi sosialisasi di kalangan masyarakat sehingga independensi relawan merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi.

“Jadi para relawan ini tidak boleh terlibat dalam paryai politik atau tim pemenang paslon tertentu. Apabila masyarakat mengetahui keterlibatan relawan dalam hal ini, maka dapat disampaikan keberatannya disertai dengan bukti data yang akurat,” kata Rafli.

Dia mengungkapkan, berdasarkan laporan atau tanggapan masyarakat tersebut, KPU akan mempertimbangkan keputusan terdahulu dan akan menyampaikan hasilnya dalam pengumuman hasil seleksi pasca tanggapan masyarakat sekitar tanggal 4 Oktober 2020.

Sebelum dilantik, pihaknya akan menyelenggarakan technical meeting kepada para relawan pada Sabtu (3/10/2020) untuk menyampaikan hal-hal teknis yang perlu disiapkan saat pelantikan. Sementara pelantikan para relawan tersebut akan terjadi pada, Senin (5/10/2020).

“Usai pelantikan, kita langsung lanjutkan dengan bimbingan teknis kepada para relawan tersebut,” terang dia.

Bimbingan teknis tersebut, menurut Rafli, meliputi 2 sesi yaitu bimbingan teknis yang bersifat umum dan juga dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD). Dalam FGD, para relawan akan dibagi ke dalam lima kelompok basis pemilih yaitu basis pemilih pemula, basis pemilih marginal, basis pemilih perempuan, basis pemilih komunitas dan basis pemilih warganet.

“Nanti masing-masing kelompok relawan berdasarkan basis pemilih ini akan menyusun rencana kerja harian, mingguan dan bulanan,” katanya.

Dia menuturkan, para relawan tersebut akan mulai bekerja pada Selasa, (6/10/2020) dengan masa kerja selama dua bulan ke depan.

“Masa kerja mereka akan berakhir pada tanggal 5 Desember 2020 nanti,” pungkasnya. (PB25)

**Artikel ini Sudah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 30 September 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.