Berita Utama

Manokwari Butuh RSJ dan Pusat Rehabilitasi

MANOKWARI, papuabaratnews.co Jumlah penderita gangguan jiwa di kabupaten Manokwari cukup banyak sehingga membutuhkan rumah sakit jiwa (RSJ) dan pusat rehabilitasi sebagai pusat penampungan dan pengobatan bagi mereka yang memiliki gangguan kejiwaan.

Kepala Dinas Sosial, M. Mansyur mengatakan,  pihaknya telah berupaya mengirim beberapa penderita gangguan jiwa ke RSJ Jayapura, dan satu orang lainnya juga telah dipulangkan ke keluarganya.

“Satu pasien kita kirim ke Jayapura yang dulunya kondisinya lumayan parah, setelah satu tahun di RSJ Jayapura sudah bisa mandiri. Kemarin dua yang dikirim, tetapi satunya lari (kabur). Satu orang juga sudah kami antar ke keluarganya di Boyolali,” jelasnya.

Menurutnya, kehadiran RSJ maupun pusat rehabilitasi merupakan sesuatu yang cukup urgent. Mengingat jumlah penderita gangguan jiwa yang cukup banyak serta tidak tersedianya penampungan khusus, sehingga sebagian dari mereka berkeliaran di jalanan.

“Menurut saya ini sangat urgent. Karena kalau kita mengirim keluar Manokwari, salah satunya ke Jayapura dan Makassar biayanya cukup tinggi. Tetapi kalau disini ada lengkap dengan dokter maupun psikolognya, sehingga bisa juga menjadi pusat rujukan juga,” jelasnya.(PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 15 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.