Berita Utama

Manokwari Raih Peringkat IV Inovasi Budaya Kerja

MANOKWARI, papuabaratnews.co Kabupaten Manokwari meraih peringkat ke-IV se-Papua Barat dalam kategori Inovasi Budaya Kerja. Penghargaan tersebut diraih oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) atas inovasi Klinik Keuangan Daerah Manokwari Bisa (Kuda Manis) yang merupakan pusat, wadah dan tempat untuk berkoordinasi dan berkonsultasi bagi pengelola keuangan OPD di Kabupaten Manokwari.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPKAD, Ensemy Stevy Mosso kepada Pjs. Bupati Manokwari, Robert R. A. Rumbekwan. Mosso mengungkapkan, pada tahun lalu Pemkab Manokwari meraih juara I (satu) dalam lomba inovasi budaya kerja se-Papua Barat.

“Tahun ini kami tidak ada persiapan untuk kegiatan tersebut sehingga pada hari H-nya saat di panggil ke provinsi, apa adanya kami sudah lakukan yang terbaik sehingga Pemkab Manokwari mendapat juara IV terkait inovasi budaya kerja dalam pelayanan publik kepada masyarakat,” ungkapnya, Senin (9/11/2020).

Tak lupa ia juga mengucapkan terimakasih kepada semua pimpinan OPD atas dukungannya sehingga inovasi tersebut dapat berjalan dengan baik, terlebih dengan diperolehnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Papua Barat kepada Pemkab Manokwari beberapa waktu lalu.

“Terimakasih kepada semua pimpinan OPD karena beberapa minggu lalu kita mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan terkait dengan opini WTP. Kabupaten Manokwari sekian tahun berjalan hingga usia hari ini kita belum pernah naik dari peringkat disclumer ke WDP dan WTP. Tetapi puji Tuhan anggaran 2019 kita sudah meraih opini WTP,” ucap Mosso.

“Atas budaya kerja dan inovasi yang diberikan kepada kita dalam pelayanan publik, saya mengajak semua pimpinan OPD mari bersama lakukan pelayanan terbaik bagi masyarakat Manokwari, sehingga capaian ini terus dipertahankan dan Manokwari dapat menjadi indikator dalam pelayanan publik di Papua Barat,” ajaknya.

Ia menjelaskan, bahwa pemerintahan birokrasi di Indonesia saat ini sudah tidak menggunakan pola kerja tradisional, melainkan bagaimana mengelola tata layanan kepada publik dengan sistem pelayanan terpadu, tepat guna dan mencapai sasaran.

“Semua pemda diseluruh Indonesia diharapkan melakukan inovasi baru,” jelasnya.

Pjs. Bupati Manokwari, Robert R.A. Rumbekwan, mengapresiasi perolehan prestasi inovasi budaya kerja. Ia berharap hal tersebut dapat dijadikan contoh bagi OPD untuk dapat terus berinovasi guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Jangan terlalu terhubung dalam kebiasaan yang monoton. harus keluar dan bertindak untuk membangun daerah ini dengan inovasi yang baru. Biarpun dijuluki sebagai kota tua, tetapi manusia didalamnya itu manusia baru,” tandasnya. (PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Selasa 10 November 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.