Berita Utama

Maret, Inflasi Manokwari 0,06 Persen

MANOKWARI, PB News –  Indeks harga konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator  ekonomi  untuk mengukur tingkat perubahan harga (inflasi/deflasi)  di tingkat konsumen, khususnya di daerah perkotaan. Perubahan dari waktu ke waktu menunjukan adanya pergerakan harga komoditas yang dikonsumsi rumah tangga.

Dari hasil pantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat, pada Maret 2018 Kota Manokwari mengalami inflasi sebesar 0,06 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 124,54 pada Februari 2018 menjadi 124,54 pada Maret 2018.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Papua Barat, Hendra Wijaya, mengatakan, inflasi di Kota Manokwari terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh kenaikan indeks dari beberapa kelompok pengeluaran yakni kelompok transpor komunikasi dan jasa keuangan 0,56 persen, kelompok sandagn 0,47  persen, kelompok kesehatan 0,10 persen, perumahan air listrik gas dan bahan bakar 0,06 persen.

“Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi yakni kelompok bahan makanan -0,25 persen,” kata dia.

Tingkat inflasi tahun kelender Maret 2018 sebesar 0,01 pesen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Maret 2018 terhadap Maret 2017) sebesar 2,23 persen.

Ada sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Maret 2018 antara lain, ikan kakap merah, cabai rawit, cabai merah, ikan oci dan buncis.

“Kelompok yang mengalami penurunan harga yakni ikan tenggiri, ikan cakalang asap, ikan bubara, ikan mumar dan ikan ekor kuning,” ujarnya. (PB15)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.