Berita Utama

Markus Waran Optimis Pilkada Mansel Berjalan Lancar

MANOKWARI, papuabaratnews.co –  Bupati Manokwari Selatan, yang juga petahana, Markus Waran menyatakan rasa optimistis tahapan Pilkada Manokwari Selatan akan berjalan lancar setelah dirinya bersama pasangan, Wempi Welly Rengkung, menjalani pemeriksaan kesehatan secara lengkap di RSAL dr Azhar Zahir TNI Angkatan Laut Manokwari, Selasa (6/10/2020).

“Hari ini saya menjalani pemeriksaan kesehatan. Kalau tidak ada halangan, KPU besok bisa melakukan penetapan calon dan tanggal 8 dilanjutkan dengan pencabutan nomor urut,” sebut Markus saat hendak menjalani pemeriksaan kesehatan di Manokwari.

Sebelumnya, Markus Waran dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani isolasi mandiri selama beberapa pekan di kediamannya di Oransbari.

Bupati yang akan kembali bertarung pada Pilkada serentak tahun 2020 ini menyebutkan bahwa dirinya dinyatakan bebas dari COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan real time polymerase chain reaction (RT-PCR) laboratorium rumah sakit Provinsi Papua Barat serta RSUD Kabupaten Teluk Bintuni.

Ia menjelaskan, selama masa karantina ia menjalani pemeriksaan usap sebanyak tiga kali di RSU Papua Barat dan dua kali di RSUD Teluk Bintuni.

“Saat itu saya bersama pak wakil berinisiatif menjalani pemeriksaan swab di rumah sakit provinsi hasilnya positif pak wakil negatif. Petunjuk dokter saya harus menjalani isolasi dan itu saya lakukan selama 14 hari, mengonsumsi vitamin, menjaga daya tahan tubuh selama isolasi,” katanya.

“Pada pemeriksaan kedua di rumah sakit provinsi hasilnya masih positif, lalu saya periksa swab ke RSUD Teluk Bintuni hasilnya pun positif. Beberapa hari berikutnya saya kembali lakukan pemeriksaan swab ke tiga di rumah sakit provinsi dan pemeriksaan swab kedua di RSUD Teluk Bintuni. Puji Tuhan hasil keluar hari Sabtu kemarin dan sama-sama negatif,” ujarnya lagi.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Manokwari, Adhe Ismawan, pada kesempatan terpisah menjelaskan pemeriksaan kesehatan bakal calon bupati dan wakil bupati ini akan berlangsung selama empat jam.

Selain pemeriksaan klinis, bakal calon juga akan menjalani sesi wawancara dari tim psikolog serta Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Tim total ada 14 orang, satu hari ini hasilnya sudah bisa diketahui, besok bisa keluar dan langsung kami serahkan ke KPU (Komisi Pemilihan Umum),” katanya. (ANT)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 7 Oktober 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.