Berita Utama

Masuk Manokwari Wajib Rapid Tes Antigen

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Satuan tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Manokwari telah memberlakukan aturan baru kepada para pelaku perjalan yang hendak Masuk Manokwari maupun keluar Manowkari wajib melakukan rapid tes antigen. Aturan itu berlaku untuk transportasi Laut dan Udara.

“Sekarang yang diberlakukan rapid antigen khusus yang hendak melakukan perjalanan ke luar Papua dan Papua Barat. Apalagi yang dari luar tanah Papua yang mau masuk wajib rapid antigen. Tidak ada toleransi,” tegas Sekretaris Satgas Covid-19 Manokwari, Wanto saat ditemui di Posko Satgas Covid-19 Manokwari, Selasa (19/1/2021) .

Lanjut Wanto, sejauh ini belum ditemui adanya pelanggaran yang dilakukan oleh para pelaku perjalanan.

“Untuk transportasi laut, membeli tiket harus ada surat pernyataan atau rekomendasi dari kami dan wajib rapid antigen,” jelas Wanto.

Dengan diberlakukannya aturan tersebut, kata Wanto tidak menutup kemungkinan permintaan rapid antigen akan membludak. Dengan demikian, pihaknya menyarankan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke luar wilayah Papua dan Papua Barat untuk melakukan rapid antigen di klinik swasta.

Pasalnya, hingga saat ini stok untuk rapid test belum tersedia di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) milik Pemkab Manokwari, sama halnya dengan stok reagen rapid test biasa yang juga mulai menipis.

“Untuk rapid antigen belum tersedia, sampai saat ini rapid antigen belum ada persiapan. Jika ada yang ingin melakukan perjalanan ke luar bisa melakukan rapid antigen di klinik secara mandiri. Stok reagen yang juga menipis,” paparnya.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya akan mengupayakan untuk menganggarkan pengadaan reagen rapid test maupun rapid antigen. Mengingat hingga saat ini

“Pasti ketika sudah recofusing kita siap pengadaan, mau tidak mau. Sampai saat ini memang belum ada. Nanti setelah penetapan, baru diketahui berapa anggaran yang disiapkan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19. Apakah akan sama seperti tahun lalu saya belum tahu. Karena APBD juga belum ditetapkan,” pungkasnya.(PB19)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 20 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.