Berita Utama

Masyarakat Manokwari Diimbau Jaga Keselamatan saat Berkendara

MANOKWARI, papuabaratnews.co – PT Jasa Raharja Perwakilan Manokwari mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna kendaraan bermotor dan angkutan jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara. Hal itu dikarenakan masih banyak kecelakaan lalu lintas jalan di Papua Barat mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Kami mengimbau agar masyarakat lebih waspada. Karena tingkat kecelakan lalu lintas jalan masih cukup tinggi selama setahun terakhir,” ujar Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Manokwari Nifar Siahaan kepada Papua Barat News di Manokwari, Rabu (27/1/2021).

Dia mengatakan, salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas jalan yang sering terjadi dikarenakan pengendara dipengaruh minuman beralkohol saat berkendara. Hal tersebut didasarkan pada jenis kecelakaan yang menjadi dasar pemberian santunan selama tahun 2020.

“Jadi rata-rata korban kecelakaan dipengaruhi oleh pengendara yang sedang dipengaruhi minuman beralkohol,” kata dia.

Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas merupakan hal yang mutlak diperhatikan. Karena minimnya kelalaian dalam mematuhi peraturan itu mengakibatkan sering terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan luka-luka bahkan meninggal dunia.

“Ini yang menjadi catatan kami. Oleh karena itu kami sarankan kepada masyarakat apabila masih dalam pengaruh alkohol, sebaiknya jangan berkendara. Karena bisa merugikan diri sendiri dan juga orang lain,” kata dia.

Disampaikannya, kecelakaan lalu lintas jalan masih mendominasi jenis kecelakaan yang terjadi di Papua Barat. Hal tersebut didasarkan pada data pemberian santunan oleh PT Jasa Raharja Perwakilan Manokwari selama tahun 2020 yang mencapai Rp 7.570.328.982.

“Ini ditunjukkan dengan santunan kecelakaan yang kita berikan di tahun ini yang masih cukup tinggi,” lanjut Nifar.

Dijelaskan, dana santunan kecelakaan yang diberikan kepada korban maupun alih waris korban diperoleh dari setiap pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan di kantor bersama Samsat. Selain itu sumber dana santunan juga diperoleh melalui tiket yang dibeli oleh setiap penumpang yang menggunakan jasa angkutan atau transportasi jalan, laut maupun udara.

“Karena salah satu tugas kami adalah mengutip premi dari masyarakat pemilik kendaraan bermotor maupun pengguna sarana transportasi umum yang sah,” kata Nifar.

Dirinya berharap kepada masyarakat pemilik kendaraan bermotor untuk rutin melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor miliknya ke kantor bersama Samsat. Dengan demikian masyarakat telah ikut membantu pemerintah dalam menjalankan pembangunan serta mendapatkan kepastian bagi pertanggungan asuransi apabila mengalami kecelakaan.

“Kami berharap kepada seluruh pemilik kendaraan bermotor untuk rutin membayar pajak kendaraannya ke kantor Samsat karena pajak yang dibayar akan dikembalikan melalui santunan kecelakaan,” pungkasnya. (PB25)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 28 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.