Berita UtamaInforial

PGGP Desak Jokowi Hentikan Operasi Militer di Tanah Papua

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Persekutuan Gereja-gereja di Tanah Papua (PGGP) Provinsi Papua Barat mendesak agar Presiden Jokowi segera menghentikan operasi militer di Tanah Papua setelah insiden yang menewaskan Pendeta Yeremi Sanambani di Kabupaten Intan Jaya, beberapa waktu lalu.
Selain itu, aparat TNI/Polri diharapkan dapat menggunakan pendekatan kemanusiaan ketika berhadapan dengan masyarakat asli Papua. Hal ini bermaksud untuk mencegah terjadinya penambahan kasus kekerasan di atas tanah Papua.
Ketua PGGP Papua Barat, Pdt Shirley Parinussa, mengatakan, pihaknya mengecam keras tindakan pembunuhan yang dilakukan kepada Pdt Yeremi Sanambani di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Menurutnya Presiden Jokowi sebagai kepala negara harus bertanggung jawab atas kematian Pdt Yeremi Sanambani yang sampai saat ini masih terjadi saling tuding antara militer Indonesia dan OPM.
“PGGP Papua Barat menyerukan kepada TNI/POLRI bersikap patriot dan menggunakan pendekatan kemanusiaan,” ujarnya kepada Papua Barat News di Manokwari, Jumat (2/10/2020).
Pdt Shirley menyebutkan, kehadiran aparat TNI/Polri di Tanah Papua harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga asli Papua. Bukan sebaliknya, menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran di tengah-tengah warga.
“TNI/Polri sebaiknya tetap berpegangan pada Hak Asasi Manusia, sehingga tetap memberikan rasa aman kepada masyarakat,” bebernya.
Senada dengan itu, Sekretaris Umum PGGP Papua Barat, Erenst Ngabalin, menegaskan, pihaknya berharap warga tidak terprovokasi oleh hoax yang beredar di media sosial terkait kematian Pdt Yeremi Sanambani. Sebab, informasi hoaks akan menjadi salah satu pemicu terjadinya konflik dan kekerasan baru di Tanah Papua.
“Kami harapkan seluruh pihak lapisan masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh berbagai berita yang belum tentu benar yang justru memperkeruh suasana,” pungkasnya. (PB22)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.