Menteri Desa Dukung Perpanjangan Masa Jabatan Kades

JAKARTA – Jauh sebelum demonstrasi Papdesi, pada 17 Januari lalu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar sudah menggelindingkan perpanjangan masa jabatan kepala desa tersebut. Misalnya, politikus PKB ini mengangkat agenda tersebut saat memberi kuliah umum di Universitas Gadjah Mada pada 19 Mei 2022.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Desa, Ivanovic Agusta, yang dimintai konfirmasi mengaku tak mengetahui agenda tersebut. “Ihwal berita perpanjangan masa jabatan kepala desa, saya tidak tahu,” kata Ivanovic.

Lewat website Kementerian Desa, Halim Iskandar mengklaim telah menyiapkan kajian akademis mengenai perpanjangan masa jabatan kepala desa tersebut. “Ketika respons DPR siap dan Presiden perintah, tidak perlu menunggu lama karena kami sudah siapkan naskah akademisnya, meskipun terus kami kembangkan,” kata Halim Iskandar, seperti dikutip dari laman Kementerian Desa, pekan lalu.

Sementara itu, Fraksi-fraksi di DPR kompak mendukung usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa tersebut. Misalnya, anggota Komisi II DPR dari PKB, Mohamad Toha, mengatakan partainya telah bertemu secara informal dengan perwakilan organisasi kepala desa, tiga bulan lalu. Dalam pertemuan itu, mereka menyampaikan aspirasi perpanjangan masa jabatan kepala desa. “Dan kami menyetujuinya,” kata Toha. Pertimbangannya, kata Toha, agar kepala desa efektif bekerja.

Toha mengatakan organisasi kepala desa sebenarnya menyampaikan 10 kluster tuntutan. Fraksi PKB di DPR juga menyetujui semua aspirasi tersebut.

Anggota Komisi II dari Partai Keadilan Sejahtera, Syahrul Aidi, juga mengatakan fraksinya akan mengkaji secara komprehensif usulan tersebut. Ia pun memahami usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa itu. “Kami dapat pahami polemik yang mereka sampaikan. Tapi ini baru pandangan dari kepala desa, belum masyarakat yang dipimpinnya,” kata Syahrul.

Sikap senada disampaikan anggota Komisi II dari Partai Amanat Nasional, Guspardi Gaus. Ia mengatakan fraksinya sudah menerima kedatangan organisasi kepala desa yang meminta perpanjangan masa jabatan. Tapi Fraksi PAN menyerahkan proses perpanjangan masa jabatan kepala desa itu kepada pemerintah. “Kami siap bersinergi,” kata Guspardi. (TEM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: