Berita UtamaInforial

Ombudsman Terima 36 Pengaduan selama Pandemi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Papua Barat mencatat selama pandemi Covid-19  telah menerima  36 laporan pengaduan masyarakat.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat, Musa Yoseph Sombuk mengatakan, sejak pandemi Covid-19 melanda daerah ini, Ombudsman Papua Barat telah membuka posko pengaduan melalui sistem online terkait pelayanan publik yang meliputi layanan bantuan sosial, transportasi, keuangan, kesehatan dan layanan keamanan.

“Jenis pengaduan yang kami layani menyangkut barang, jasa dan pelayanan administrasi. Sejauh ini, kami baru menerima 36 laporan yang berkisar pelayanan bantuan sosial, kesehatan dan transportasi,” ujarnya kepada awak media saat menggelar konferensi pers usai Launching Media Center di Manokwari, Senin (13/7/2020).

Musa menyebutkan bahwa daerah dengan jumlah aduan atau laporan terbanyak yaitu Kabupaten Manokwari sebanyak 15 laporan, diikuti Kota Sorong dengan 14 laporan dan Kabupaten Sorong dengan 4 laporan. Sedangkan Kabupaten Teluk Bintuni, Kaimana dan Raja Ampat masing-masing dengan 1 laporan.

Dia menambahkan, pelayanan transportasi mendominasi jumlah laporan yang masuk dengan 23 laporan, bantuan sosial (bansos) baik PKH maupun BPNT dengan 10 laporan dan pelayanan kesehatan sebanyak 3 laporan.

Sementara itu, instansi yang dilapori adalah Dinas Sosial di beberapa Kabupaten/Kota terkait bansos tunai dan non-tunai. Selain itu, ada Dinas Perhubungan di beberapa Kabupaten Kota terkait pelayanan jasa transportasi sebagai dampak dari kebijakan pembatasan moda transportasi serta fasilitas kesehatan  milik pemerintah dan swasta terkait pelayanan kesehatan dan mahalnya biaya rapid tes.

“Dari data pengaduan dan laporan yang ada, sudah 14 laporan yang kami tangani. Sedangkan 22 laporan lainnya masih menunggu tanggapan dari narahubung,” kata Musa.

Dijelaskannya, alasan belum terselesaikan sejumlah laporan itu dikarenakan narahubung seringkali tidak dapat dihubungi secara langsung maupun sulit menjawab panggilan telepon dari Ombudsman.

“Kami juga mengalami kesulitan untuk turun ke daerah karena adanya pembatasan-pembatasan dalam mencegah penyebaran Covid-19 Ini,” pungkasnya. (PB25)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.