Orang Asli Papua Banyak yang Belum Punya e-KTP

JAKARTA – Majelis Rakyat Papua (MRP) melakukan audiensi dengan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kantor KPU, Menteng, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

Ketua MPR Timotius Murib mengatakan bahwa mayoritas orang asli Papua masih belum mendapatkan Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP).

Menurutnya, hal itu tentu akan menyulitkan bagi mereka yang hendak menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2024 nanti.

“Yang akan ikut Pemilu adalah rakyat yang punya e-KTP sementara, sementara mayoritas orang asli Papua belum memiliki e-KTP,” kata Murib.

Dirinya juga mendesak pemerintah melalui KPU untuk memberi ketegasan perihal kepastian hukum agar orang asli Papua dapat mencoblos saat kontestasi Pemilu 2024 berlangsung.

Selain itu, Murib mengatakan pihaknya bakal meminta Orang Asli Papua (OAP) di 28 kabupaten/kota untuk melakukan perekaman e-KTP supaya bisa terdaftar sebagai pemilih untuk Pemilu 2024 nanti.

“MRP juga turut berpartisipasi mendorong masyarakat kita OAP untuk segera melakukan perekaman e-KTP supaya mereka bisa terdaftar sebagai pemilih,” ujar Murib.

Rencananya, Murib bersama dengan kawan lainnya berniat untuk membentuk kelompok kerja (Pokja) guna mendata Orang Asli Papua (OAP) untuk dapat melakukan perekaman e-KTP khususnya di daerah Pegunungan.

“MRP melalui pokja-pokja kami tugaskan turut mengajak masyarakat yang melakukan rekaman e-KTP nanti,” sebut dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua KPU Hasyim Asyari menyebut, pihaknya akan melakukan koordinasi bersama dengan pemerintah guna melakukan pemutakhiran data kependudukan agar orang asli Papua dapat masuk sebagai daftar pemilih.

“Nanti kami akan koordinasikan secara serius secara bertubi-tubi dengan pemerintah. Dalam hal ini, Kementerian Dalam Negeri Kependudukan dan catatan sipil yang mengurusi database kependudukan rekam e-KTP,” tukas dia. (AKU)

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: