Papua Barat Minta Tambahan 38 Ribu Kit Reagen PCR

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Direktur Rumah Sakit Provinsi Papua Barat dr Arnold Tiniap mengatakan, pihaknya telah mengajukan permintaan tambahan sebanyak 38 ribu Kit Reagen Ekstraksi Reverse Transcripion Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Hal ini sebenarnya telah diajukan melalui penambahan anggaran. Namun, realisasi melalui tahapan anggaran membutuhkan proses panjang sementara pemeriksaan sampel terus berjalan.

“Jadi kita sudah menyurat ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbang Kemenkes), untuk minta tambahan,” kata dia kepada awak media di Manokwari, Jumat pekan lalu.

Surat permintaan tambahan tersebut telah direspon oleh pihak Litbang Kemenkes. Dan, ia berharap secepatnya dikirim ke Papua Barat. Sebab, stok reagen di Rumah Sakit Provinsi sangat terbatas.

“Sehingga, layanan pemeriksaan PCR bagi pelaku perjalanan untuk sementara ditutup,” ujar Arnold.

Arnold melanjutkan, keterbatasan stok reagen sudah dikoordinasikan dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Manokwari. Tujuannya, KKP memberikan izin bagi pelaku perjalanan yang hendak berpergian dari Manokwari ke provinsi lain menggunakan rapid antigen.

“Tapi nanti sampai di tempat tujuan harus PCR. Hanya masyarakat masih pikir-pikir soal harga PCR sebelum Presiden mengumumkan untuk diturunkan harganya,” jelas dia.

Meskipun stok reagen terbatas, rumah sakit masih melayani pemeriksaan PCR bagi pelaku perjalanan yang sangat membutuhkan. Misalnya, dalam keadaan darurat melakukan rujukan pasien ke provinsi lain, ataupun ada kedukaan.

“Rumah sakit swasta yang layani PCR hanya RS Pertamina di Sorong, kalau Manokwari hanya di RS Provinsi. Jadi, kita selektif sekali. Pelaku perjalanan umum kita sarankan pakai antigen,” ucap Arnold.

Rata-rata pemakaian reagen kit PCR dalam sebulan mencapai enam ribu lebih, dengan rata-rata penggunaan per harinya sekitar 200 sampel pemeriksaan PCR. Jika pemeriksaan per harinya menyentuh 300 sampel, maka dapat diasumsikan penggunaan reagen kit sebulan tembus sembilan ribu sampel.“Dominasi pemeriksaan dilakukan ke kontak erat pasien,” tutur dia.

Penyeragaman harga PCR

Pemerintah Provinsi Papua Barat tetap mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait penyeragaman harga pemeriksaan PCR. Bahkan, selama ini pemeriksaan PCR di Rumah Sakit Provinsi tidak dipungut biaya sepeserpun.

“Kalau kita di RSUD Kabupaten Manokwari dan RS Provinsi malah gratis, karena pemerintah daerah mensuport ya,” kata dr Arnold Tiniap.

Ia menjelaskan, penyeragamaman harga PCR sesuai arahan Presiden Jokowi kebanyakan akan diterapkan oleh rumah sakit swasta. Di Papua Barat yang melayani PCR hanya RS Pertamina di Sorong.

“Harusnya diberlakukan mulai 17 Agustus 2021. Tapi, di beberapa daerah belum menurunkan karena berpatokan harga reagen yang dibeli di pasaran itu masih mahal,” jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Otto Parorongan menuturkan, Pemerintah Provinsi Papua Barat akan menjalankan petunjuk yang disampaikan pemerintah pusat terkait penyeragaman biaya Swab PCR. Hal itu seiring adanya pernyataan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam keterangan yang disiarkan melalui akun YouTube Istana Kepresidenan.

“Memang kita sudah tahu informasi itu. Tapi sampai sekarang kita belum dapat surat resmi dari pusat soal penerapannya di daerah,” ujar dia.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui akun Youtube Istana Kepresidenan, Minggu (15/8/2021) meminta agar biaya Swab PCR di seluruh Indonesia diseragamkan. Besaran biaya hanya boleh berkisar antara Rp 450.000 hingga Rp 500.000.

Hal itu disampaikan Presiden seiring banyaknya masyarakat yang mengeluhkan biaya Swab PCR yang sangat tinggi. Sementara, Swab PCR dijadikan dijadikan salah satu syarat masuk ke daerah tertentu seperti Pulau Jawa, Bali, Makasar dan beberapa daerah lainnya.

“Tetap kita jalankan di daerah apa yang menjadi keputusan Bapak Presiden,” pungkas Otto Parorongan. (PB15)

 

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Senin 23 Agustus 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: