Pelatihan Kerja Diharapkan Ciptakan Tenaga Kerja Siap Pakai di Manokwari

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemkab Manokwari melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (disnakertrans) menggelar pelatihan produktivitas tenaga kerja kejuruan perhotelan dan tata rias, Kamis 17 Juni 2021.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Manokwari yang diwakili Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Manokwari, Harjanto Ombesapu di salah satu hotel di Manokwari.

Bupati dalam arahannya yang dibacakan Harjanto Ombesapu mengatakan, melalui pelatihan ini dapat melahirkan calon tenaga kerja yang terampil, kreatif, inovatif dan berdaya saing serta siap pakai didunia industri dan dunia kerja.

“Mari tunjukkan bahwa putra-putri Papua juga mampu bersaing,” ajaknya.

Pembangunan ketenagakerjaan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan nasional secara keseluruhan. Serta mempunyai dimensi berkaitan dengan pelaksanaan, pembinaan dan pendayagunaan angkatan kerja serta perlindungan kesejateraan.

Untuk itu, pembangunan ketenagakerjaan mempunyai sifat yang sangat inkluisif karena melibatkan banyak pihak, baik lembaga, pemerintah, swasta maupun masyarakat. Sampai saat ini masalah ketenagakerjaan masih cukup kompleks. Seperti besarnya jumlah penganggur seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja.

Terkait hal tersebut, Pemkab Manokwari berupaya dan berkomitmen selalu memprogramkan kegiatan pelatihan kerja bagi masyarakat, khususnya pencari kerja Orang Asli Papua (OAP).

Pelatihan kerja ini bertujuan selain meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan kerja, juga dapat menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap pakai, juga untuk mewujudkan wirausaha muda yang sukses serta untuk mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Manokwari.

Tingkatkan Kompetensi

Ketua panitia kegiatan pelatihan kerja Mukrianto menjelaskan kegiatan tersebut merupakan program yang ada dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) APBD Disnakertrans tahun anggaran 2021.

Adapun maksud dan tujuan kegiatan pelatihan, guna meningkatkan kompetensi peserta yang mencakup peningkatan pengetahuan, keterampilan serta sikap dan perilaku, menambah pengalaman didunia industri maupun dunia kerja. Sehingga kedepan menjadi calon tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing dan siap pakai.

Pelatihan ini merupakan akses menuju dunia kerja sesuai kompetensi dan keterampilan yang dimiliki.

Pelatihan jelas Mukri, diikuti oleh 32 orang, 16 orang di antaranya mengikuti pelatihan kejuruan perhotelan dan 16 orang lainnya mengikuti pelatihan tata rias.

Pembukaan pelatihan tenaga kerja kejuruan perhotelan dan tata rias, Kamis (17/6/2021). [Foto: PB News/Astria Kukuh]
“Waktu dan tempat selama 10 hari, yang dimulai hari ini sampai 28 Juni 2021, khusus perhotelan, dari pihak managemen Swis Bell Hotel menambah waktu sebanyak 10 hari jadi total 20 hari perhotelan semua di fokuskan di Swis Bel Hotel,” jelasnya.

“Tata rias di Lembaga Pelatihan Kerja Sekar Sari Salon yang beralamat dibelakang Lapas Kampung Ambon,” tambahnya.

Pelatihan kerja yang dilaksanakan merupakan implementasi dari visi dan misi bupati periode 2021-2025, yang mana salah satunya dijabarkan dalam misi kedua bahwa bupati dan wakil bupati Manokwari berkomitmen untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan dan kursus.

“Kita berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakn sehingga SDM di Kabupaten Manokwari dapat ditingkatkan sehingga mampu berdaya saing,” pungkasnya Mukri. (PB19)

 

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 18 Juni 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: