Berita UtamaInforial

Pelatihan Vaksinator di Tiga Kabupaten Belum Dilakukan

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pelatihan tenaga medis untuk menjadi vaksinator Covid-19 belum dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat.

Sebab, ada tiga kabupaten yang terkendala dengan koneksi internet yaitu Kabupaten Pegunungan Arfak, Tambrauw dan Maybrat.

“Kita lakukan pelatihan itu hari secara virtual baru sembilan kabupaten dan satu kota,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Otto Parorongan saat dikonfirmasi awak media di Manokwari, Senin (7/12/2020).

Dia melanjutkan, pelatihan vaksinator untuk tiga kabupaten tersebut rencananya dalam waktu dekat dilakukan secara langsung oleh tim dari provinsi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk persiapan ketika vaksin mulai didistribusikan dari Kementrian Kesehatan di Jakarta ke Provinsi Papua Barat.

“Papua Barat masuk dalam prioritas distribusi vaksin dari kementrian,” terang Otto.

Dia menjelaskan vaksin yang telah tiba di Indonesia masih dilakukan uji klinis ketiga oleh Biofarma dan harus mendapat izin edar dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan, sebelum vaksin tersebut dikirim ke seluruh provinsi di Indonesia.

Hingga kini, koordinasi dengan Kementrian Kesehatan terus dilakukan untuk mengetahui sasaran dan jumlah vaksin yang nantinya diterima oleh Provinsi Papua Barat.

“Akan ada petunjuk dari kementrian kapan dimulai dan sasaran mana yang kita imunisasi,” ucap Otto.

Sebelumnya, ada 150 orang telah diberikan pelatihan selama beberapa  secara virtual untuk menjadi vaksinator Covid-19. Mereka berasal dari Rumah Sakit, Puskesmas dan Kantor Kesehatan Pelabuhan.

“Mereka ini yang akan melakukan vaksinasi,” kata Otto Parorongan.

Ratusan vaksinator yang telah diberikan bimbingan teknis itu, sambung dia, akan kembali ke masing-masing instansi dan melanjutkan pelatihan kepada tenaga kesehatan lainnya. Dengan demikian, jumlah vaksinator bertambah dan mampu menjangkau seluruh masyarakat di Papua Barat apabila pemberian vaksin dibuka untuk umum.

“Yang kita sudah latih akan melatih teman-teman medis di masing-masing wilayah,” terang Otto.

Selain persiapan tenaga vaksin, Dinas Kesehatan juga sudah menyiapkan laboratorium penyimpan vaksin di sejumlah fasilitas kesehatan yang berada kabupaten/kota.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat dr Arnoldus Tiniap menerangkan pemerintah daerah mulai mengumpulkan data kelompok masyarakat yang akan diikutsertakan pada program vaksinasi Covid-19.

“Dari pusat sudah minta nama-nama yang akan diberikan vaksin Covid-19 tahap pertama. Sekarang pendataan di Papua Barat sedang berlangsung,” ujarnya.

Data sasaran vaksinasi itu, diinput oleh Dinas Kesehatan di setiap kabupaten/kota. Selanjutnya akan diserahkan ke Kementerian Kesehatan.

Sesuai petunjuk Kemenkes, pada tahap awal ini vaksinasi akan dilakukan kepada para petugas yang bekerja di fasilitas kesehatan.

“Seperti dokter, perawat, satpam hingga petugas kebersihan. Mereka akan divaksin dan data-data itu akan diinventarisir di Dinas Kesehatan setiap daerah,” ucap Arnold. (PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Selasa 8 Desember 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.