Pelayanan Administrasi Kependudukan Terapkan Protokol Kesehatan

RANSIKI, papuabaratnews.co – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Manokwari Selatan, kembali membuka loket pelayanan tatap muka bagi masyarakat yang hendak mengurus dokumen administrasi kependudukan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Kepala Dinas Dukcapil Manokwari Selatan, Elli Dahlia Kartika Sembor, mengatakan pihaknya memulai pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat, di hari pertama kerja menjelang masa tatanan kenormalan baru (New Normal), dengan memberlakukan protokol kesehatan.

Dijelaskan Elli Dahlia, penerapan protokol kesehatan di loket layanan di antaranya dengan membatasi jumlah warga setiap hari hanya 25 orang,  pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan, jaga jarak dan mewajibkan penggunaan masker bagi warga yang ingin mengakses layanan.

“Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan kebijakan New Normal  itu, sekitar 32 warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan pada hari pertama itu ikut menandatangani komitmen bersama di atas spanduk yang sudah disiapkan di halaman kantor Disdukcapil,” ungkap Sembor.

Lebih lanjut Elli Dahlia menerangkan, sebelum menandatangani komitmen bersama untuk mendukung penerapaan kebijakan New Normal, pihaknya melaukan sosialisasi terkait protokol kesehatan Covid-19 di loket pelayanan administrasi kependudukan.

Dia menegaskan protokol kesehatan Covid-19 ini tidak hanya belaku bagi masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukannya, tapi berlaku juga bagi seluruh staff pegawai selama aktivitas pelayanan berlangsung.

“Setiap kantor wajib menyediakan fasilitas tempat cuci tangan, alat pemeriksaan suhu tubuh (termogun), penyemprotan disinfektan. Tidak hanya itu pegawai yang boleh masuk ke dalam ruangan kantor dibatasi hanya lima orang. Mereka juga wajib mengenakan sarung tangan, masker dan saat pelayanan dibatasi dengan bilik yang sudah dimodifikasi khusus,” paparnya.

Elli menambahkan sudah hampir dua minggu pihaknya membuka  pelayanan administrasi kependudukan. Setiap hari warga yang hendak mengakses pelayanan di Disdukcapil bisa sampai seratusan orang. (PB24)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: