Berita Utama

Pembangunan Bandara Abreso Masuk Prioritas Nasional

MANSEL, papuabaratnews.co – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manokwari Selatan Yus Srimaryoso mengatakan, pembangunan Bandara Abreso sudah masuk dalam prioritas nasional.

Masuknya Bandara Abreso dalam prioritas Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), bersama dengan 19 bandara lainnya di Indonesia.

“Kalau di pusat, kita sudah sampai ke Bappenas. Kita masuk di 20 bandara prioritas,” katanya di Ransiki, Rabu (13/1/2021).

Diungkapkannya, pemerintah pusat serta provinsi, rutin mengucurkan bantuan dalam proses pembangunan Bandara Abreso. Bahkan 2020 lalu, Pemprov Papua Barat sudah menggelontorkan anggaran Rp3,6 miliar guna membangun sistem drainase di Bandara Abreso.

“Kalau 2020 lalu dari provinsi kasih anggaran Rp3,6 miliar untuk drainase. Tahun 2021 ini nanti ada kelanjutan pembangunan drainase dan pagar,” ungkapnya.

Dia menerangkan, untuk proses masterplan sudah ditandatangani Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya. Untuk masa awal ini, Bandara Abreso sendiri akan diplot sebagai alternatif Bandara Rendani Manokwari.

“Masterplan sudah ada dan sudah ditandatangani Pak Menhub. Untuk sekarang ini Bandara Abreso kita statusnya alternatif untuk Bandara Rendani Manokwari,” ujarnya.

Lanjut dia, selain mendapatkan anggaran dari pemerintah, pihaknya sudah tengah membangun komunikasi dengan pihak swasta dalam pengembangan kawasan Bandara Abreso. Hanya saja menurut dia, pihak swasta sendiri masih menimbang untung rugi untuk berinvestasi pada pembangunan tersebut. Pasalnya dia mengakui, cukup sulit bagi swasta mencari untung pada bandara yang baru. Hal ini dikarenakan fokus pemerintah pada Bandara Abreso diprioritaskan pada pelayanan publik.

“Karena anggaran terbatas, kita cari anggaran dari swasta. Ini lagi sementara negosiasi. Cuma dari pihak ketiga menimbang segi bisnis. Sementara bandara kita ini tidak bisa. Karena tidak menguntungkan bagi pihal ketiga. Karena pemerintah fokus pada pelayanan masyarakat,” terangnya.

Disinggung terkait total anggaran yang dibutuhkan dalam pembangunan Bandara Abreso, dia menjelaskan, pihaknya masih menunggu rampungnya penyusunan Rancangan Teknik Terinci (RTT), yang direncakan selesai pertengahan 2021.

“Untuk total anggaran yang dibutuhkan itu kita tunggu dokumen RTT rampung. Nanti di dokumen RTT ada rinciannya. Pertengahan tahun ini selesai. Nanti di situ bunyi semua. Untuk sisi darat berapa anggarannya, udara berapa, terus untuk fasilitas pendukung serta total anggaran yang dibutuhkan,” pungkasnya. (PB24)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Jumat 15 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.