Berita Utama

Pembangunan Infrastruktur Turut Terdampak Covid-19

MANOKWARI, papuabaratnews.coPandemi Covid-19 membuat pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembantan di Kabupaten Manokwari ikut terdampak karena adanya recofusing anggaran.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manokwari, Agus Sulistyawan menuturkan, pihaknya terdampak sekitar 60 persen dana yang harus direcofusing kembali, sehingga hanya tersisa 40 persen. Otomatis banyak kegiatan yang harus dipending pelaksanaannya.

“Untuk kegiatan pembangunan yang terealisasi hanya sekitar 10 sampai 15 kegiatan. Total kegiatan yang ada di DPA itu sekitar Rp. 40 Miliar dari yang awalnya hampir Rp. 80 Miliar,” ungkapnya, Selasa (17/11/2020).

Dijelaskan Agus, kegiatan pembangunan seperti peliharaan jalan baik secara rutin dan berkala berkurang. Namun efektivitas dilapangan masih tetap berjalan walaupun secara volume untuk penambalan jalan dan lainnya sedikit berkurang.

Sementara itu, untuk pembabatan dan pembersihan drainase kota tetap berjalan dengan baik, hanya jam kerja yang terpotong. Biasanya delapan jam per hari dibatasi karena adanya pandemi.

“Untuk pemeliharaan berkala, itu selalu dalam bentuk belanja modal. Tahun ini belum ada,” terangnya.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan untuk ruas jalan kabupaten tidak  sepenuhnya ditangani oleh Bidang Bina Marga, melainkan sebagian juga di tangani oleh Bidang Cipta Karya. Sehingga dirinya belum bisa merinci secara pasti berapa total ruas jalan yang telah dibangun tahun ini.

“Untuk total keseluruhan belum bisa dirincikan, kemungkinan bisa terlihat pada awal tahun, karena nanti baru kami lakukan pendataan. Data validnya pada awal tahun,” tandas Agus. (PB19)

**Berita ini telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Rabu 18 November 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.