Berita UtamaInforial

Pemda akan Gencarkan Sosialisasi Vaksin Covid-19

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pemerintah memutuskan akan melakukan program vaksinasi pada seluruh rakyat Indonesia secara gratis dimulai pada pertengahan Januari 2021.

Adapun fokus utama pelaksanaan vaksinasi adalah di Ibu Kota Provinsi dan Kabupaten/Kota yang berbatasan dengan Ibu Kota.

Sehubungan program vaksinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Barat akan melakukan sosialisasi secara meluas soal mutu, manfaat dan keamanan vaksin Covid-19.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan memastikan siap jadi penerima pertama vaksin Covid-19.

“Saya sudah siap pertama divaksin. Tapi karena aturan, saya harus menunggu tahap kedua,” kata Mandacan menjawab pertanyaan pekerja pers usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) secara virtual tentang Proses Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi serentak yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Aturan tersebut menyatakan penerima vaksin pertama adalah mereka yang berusia 60 tahun ke bawah, sedangkan Gubernur Mandacan sudah berusia 61 tahun.

Presiden rencananya akan mencanangkan vaksinasi secara nasional pada Rabu (13/1/2021), dilanjutkan dengan pencanangan seluruh provinsi keesokan harinya, Kamis (14/1/2021).

“Presiden meminta para kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota jadi teladan bagi masyarakat untuk vaksinasi tersebut,” ujarnya.

Khusus untuk vaksinasi pertama di tingkat Provinsi Papua Barat, penerimanya terdiri dari perwakilan berbagai kalangan sesuai prioritas, yaitu tenaga medis dan petugas-petugas publik seperti dari kalangan perbankan dan TNI/Polri.

Terkait kemungkinan adanya warga masyarakat yang tak mau divaksin, Gubernur mengatakan ada UU Wabah (UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, red) yang mewajibkan semua masyarakat divaksin.

“Sesuai pesan Bapak Presiden, kita sosialisasikan pada masyarakat, tapi kalau ada warga menolak kita tak boleh paksakan, karena ini semua sesuai kesadaran masing-masing,” paparnya.

Meskipun begitu, kata Dominggus, pemerintah daerah akan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang mutu, manfaat dan keamanan vaksin. Menurutnya, sosialisasi diperlukan agar masyarakat memiliki gambaran yang benar dan utuh tentang penyuntikan vaksin Covid-19.

“Sosialisasi harus kita lakukan terus menerus agar warga paham dampak positif penyuntikan vaksin Covid-19,” pungkasnya. (PB22)

**Berita ini telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 7 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.