Pemda Diminta Segera Renovasi Pasar Sanggeng

MANOKWARI, PB News – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari Romer Tapilatu, mengimbau agar Pemerintah Daerah (Pemda) Manokwari segera melakukan renovasi Pasar Sanggeng usai dilanda kebakaran.

Sehingga, para pedagang bisa kembali melakukan aktivitas perdagangan.

“Harus segera dibangun agar pedagang yang kiosnya terbakar bisa kembali berjualan,” ucapnya, saat dikonfirmasi Papua Barat News, melalui saluran telephonenya, Rabu (11/4/2018).

Menurut dia, Pasar Sanggeng merupakan salah satu pusat perekonomian masyarakat, aset pemda dan telah memberikan kontribusi besar terhadap dari penerimaan pendapatan asli daerah (PAD).

Alternatif dalam mempercepat pembangunan ulang pasar, dia menyarankan, pemerintah daerah harus menggandeng pihak swasta. Dan ketika melakukan pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), pihak legislatif akan mengontrol apakah dimasukan ke dalam APBD perubahan atau ke APBD induk 2019.

“Kita (DPRD Manokwari,red) akan mengawal jika nantinya pemda mengalokasikan anggaran pada APBD-perubahan atau APBD 2019 untuk perbaikan pasar tingkat. Ini merupakan kebutuhan yang mendesak oleh masyarakat,” katanya.

Telah diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda Pasar Tingkat Sanggeng yang merupakan pasar sentral terbesar di Kota Manokwari pada Rabu (11/4) pagi.

Pantauan Papua Barat News di lokasi, api dengan cepat menghanguskan puluhan lapak atau los pasar di lantai 2 bangunan, tepatnya bagian pasar yang berhadapan dengan Pos Polisi Sanggeng.

Beberapa ledakan sempat terdengar dari sejumlah bangunan los toko elektronik yang terbakar. Selain itu, percikan dari aliran listrik juga terlihat. Saat kejadian, semua pemilik usaha tidak berada di tempat.

Untuk memadamkan api, dua mobil pemadam kebakaran dibantu dua unit mobil water canon milik Polres Manokwari dan Polda Papua Barat diturunkan serta sejumlah mobil tangki air milik warga. Api baru berhasil dipadamkan tiga jam setelah kejadian.

“Sekitar jam setengah lima, asap sudah kelihatan. Kami langsung menyampaikan laporan ke Polres Manokwari agar mendapat penanganan cepat,” kata Brigadir Nico, anggota Patroli Gabungan TNI-Polri.

Dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Diperkirakan sekitar 26 hingga 28 lapak atau los pasar terbakar pada peristiwa ini. Belum diketahui pasti kerugian materi yang dialami pedagang.

Pasar Tingkat Sanggeng, merupakan salah satu pasar tertua di Manokwari. Berbagai macam komoditas dari pangan, pakian hingga elektronik dijual di pasar tersebut.

Dibangun pasar yang baru

Pemprov Papua Barat segera berkoordinasi dengan Pemda Manokwari untuk merencanakan pembangunan kembali Pasar Sanggeng, pasca insiden kebakaran.

“Kita akan koordinasi dulu dengan Bupati Manokwari, (Demas Paulus Mandacan) dan OPD untuk duduk bersama mencari solusi baik menyelesaikan gedung Pasar Tingkat Manokwari,” ujar Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan saat meninjau Pasar Sanggeng, Rabu (11/4).

Dominggus menegaskan, pihaknya akan segera membangun pasar yang baru. “Pasar tingkat ini gedung memang sudah lama jadi sudah seharusnya dibangun baru. Pasar ini adalah salah satu wajah ibukota Papua Barat ini,” sambungnya.

Untuk anggaran, kata Dominggus akan dibicarakan lagi dengan Bupati Manokwari setelah menerima kunjungan Presiden Jokowi di Sorong hari ini.

Ia mengatakan, untuk sementara, sejumlah pedagang terkena dampak akan direlokasi. Untuk itu ia menginstruksikan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Manokwari segera mengambil langkah-langkah menindak laknjuti hal tersebut. (PB9)

 

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: