Pengadaan Bantuan Ternak Babi Tahun ini Direvisi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kabupaten Manokwari saat ini tengah dilanda virus African Swine Fever (ASF) yang menyerang ternak babi. Ribuan babi di daerah ini sudah mati akibat terpapar virus asal afrika tersebut. Sehingga pemerintah memutuskan Pengadaan bantuan ternak babi pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun ini akan direvisi.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Manokwari, Nixon Karubaba menjelaskan pengadaan ternak babi sebanyak 75 ekor tersebut akan direvisi untuk penanggulangan virus African Swine Fever (ASF) yang menyerang ternak babi.

“Ketika kita bisa menanggulangi dan mengurangi tingkat kematian yang terjadi maka kemungkinan tahun depan kita bisa melakukan pengadaan ternak kembali,” jelasnya saat dikonfirmasi Papua Barat News belum lama ini.

Ia menjelaskan, adapun total anggaran pengadaan ternak babi tahun ini sebesar Rp 315 juta.

Sebelumnya Nixon mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan segera membentuk tim terpadu penanganan virus African Swine Fever (ASF). Menurutnya, pembentukan tim terpadu penanganan ASF di Kabupaten Manokwari ini dibentuk berdasarkan hasil investigasi yang telah dilakukan yakni melalui pemeriksaan pengambilan sampel darah, pemeriksaan organ dalam dan dinyatakan bahwa beberapa hewan babi yang mati akibat positif virus ASF.

“Sementara tim terpadu penanganan ASF kita akan dibuatkan penganggarannya sendiri. Karena skopnya luas, melibatkan banyak orang,” sebutnya.

Lanjut Nixon, selain pengadaan ternak babi, tahun ini pihaknya juga menganggarkan pengadaan ternak sapi berdasarkan hasil musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) sebanyak 60 ekor.(PB19)

 

Berita ini Telah Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Senin 10 Mei 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: