Berita Utama

Pengamat Militer Menilai Usulan Prematur

JAKARTA – Pengamat militer pada Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, mengatakan bahwa pembangunan kekuatan siber memang penting untuk memperkuat ketahanan nasional dan kapabilitas pertahanan negara. Namun dia menilai, usulan membentuk angkatan siber prematur disampaikan saat ini.

Menurut dia, pemerintah seharusnya merumuskan visi keamanan siber lebih dulu. Visi itu sebagai acuan dalam membangun kekuatan siber yang diperlukan untuk ketahanan nasional, serta memetakan peluang dan tantangan yang dihadapi di masa mendatang.

“Termasuk bagaimana mengurusnya sesuai dengan wilayah ancaman, baik ancaman militer, nonmiliter, maupun hibrida,” kata Khairul.

Dia menjelaskan, sejauh ini, serangan siber baru diakomodasi sebagai salah satu bentuk ancaman bagi pertahanan negara di Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN). Namun, dalam aturan itu, ancaman siber belum didefinisikan dengan jelas.

“Belum didefinisikan yang masuk ke bentuk ancaman militer, nonmiliter, hibrida, atau bisa ketiga-tiganya,” kata Khairul.

Tidak jelasnya visi dan bentuk ancaman siber membuat pembentukan angkatan siber justru berpotensi menjadi alat represi negara. Karena itu, Khairul menilai, pemerintah perlu membuat peta jalan untuk menutup celah ekses tersebut.

“Itu yang perlu dipastikan. Karena bagaimanapun, kekuatan militer potensial untuk dimanfaatkan penguasa,” ujarnya.

Menurut peneliti Lembaga Studi Pertahanan dan Studi Strategis Indonesia, Beni Sukadis, rencana pembentukan angkatan siber harus kembali merujuk pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Pertahanan Negara dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Dengan begitu, potensi penyalahgunaan angkatan siber bisa dihindari.

“Artinya, dengan kewenangan yang dibatasi undang-undang, TNI hanya bekerja untuk mengatasi serangan siber dari luar. Sedangkan ancaman siber dalam negeri ditangani oleh Tim Siber Polri selama ini,” kata Beni. (TEM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.