Berita Utama

Pengoperasian kembali Gedung BLK Butuh Waktu Panjang

MANOKWARI, PB News – Rencana penggunaan kembali gedung  balai latihan kerja (BLK) Kabupaten Manokwari untuk melaksanakan kursus latihan kerja (KLK) bagi pencari kerja belum menemuai titik terang dan masih butuh waktu yang panjang.

Hasil pertemuan dengan masyarakat yang selama ini menempati gedung  itu oleh dinas tenaga kerja dan transmigrasi belum mendapat tanggapan dari Bupati Manokwari

Sekretaris Disnakertrans Manokwari, Agus Winarsa mengatakan, hasil pertemuan pekan lalu dengan masyarakat yang mendiami lokasi BLK disepakati bahwa mereka siap mengosongkan nya, namun dengan beberapa catatan, diantaranya harus ada konpensasi yang diberikan oleh Pemerintah daerah.

“Ada 8 keluarga yang meminta kompensasi, sudah kami sampaikan pada Bupati namun belum ada jawaban. Kita berharap bisa segera diambil tindakan maupun kebijakan agar pengaktifan BLK bisa segera,” ujarnya pada wartawan baru-baru ini.

Sementara itu, Agus Winarsa mengataka, gedung BLK tersebut merupakan aset milik kementerian tenaga kerja sejak tahun 2013, dimana siap dikelola dan dijalankan sesuai dengan fungsinya.

“Jadi mekanismenya kementerian yang mengelola BLK, tenaga ahli dan peralatan disiapkan oleh mereka. Pemerintah daerah melalui disnakertrans hanya memanfaatkan fasilitas tersebut untuk pencaker agar trampil dalam berbagai hal,” jelasnya.

Namun syarat utama diaktifkan kembali BLK sendiri harus bersih dari penguasaan perorangan. Dengan melihat kondisinya masih ada penguasaan terhadap beberapa gedung yang masuk dalam wilayah BLK maka harus menunggu.

“Gedung masih utuh, mesin perbengkelan dan beberapa peralatan lainnya seperti motor dan mobil praktek masih ada dilokasi BLK,” tandasnya yang ikut meninjau BLK Jumat pekan lalu. (PB8)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.