Berita Utama

Pengurusan Dokumen Kependudukan Meningkat Sepekan Terakhir

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Pelayanan pengurusan dokumen kependudukan di Kabupaten Manokwari meningkat dalam sepekan terakhir. Peningkatan itu diakibatkan oleh kembali dibukanya sentra pelayanan dokumen kependudukan di kantor Dinas Kependudukan Manokwari.

Plt.Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Manokwari Sikhalik mengatakan, pada minggu pertama bekerja, antusiasme masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukannya masih belum terlalu tampak. Akan tetapi, hal itu berbanding terbalik dengan yang dialami pada minggu kedua bulan ini, dimana sentra pelayanan yang disiapkannya semakin ramai dengan kehadiran masyarakat dalam pengurusan dokumen.

“Mulai pekan kedua ini, masyarakat mulai antusias datang ke kantor kami untuk mengurus dokumen kependudukannya,” ujar Sikhalik ketika ditemui Papua Barat News di ruang kerjanya, Jumat (15/1/2021).

Dia menyampaikan, pelayanan terhadap segala kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan dokumen pencatatan sipil pada Dinas Dukcapil Manokwari terus dilayani sebagaimana seharusnya. Hal tersebut dilakukan karena dokumen kependudukan menjadi salah satu faktor penting dalam setiap sendi kehidupan masyarakat.

“Apalagi yang berkaitan dengan KTP. Karena itu pasti akan dibutuhkan untuk keperluan di bank, di kepolisian dan juga menjadi syarat untuk mendapatkan bantuan,” ungkapnya.

Menurut Sikhalik, Pelayanan di kantor Dinas Dukcapil Manokwari selama pandemi Covid-19 berjalan normal. Itu disebabkan karena keterbatasan personil pegawai yang bertugas pada kantor yang dipimpinnya tersebut sehingga pihaknya tidak menerapkan himbauan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah sebagaimana yang sudah disampaikan Bupati Manokwari melalui surat edaran. Himbauan itu mengatur tentang jumlah pegawai yang bekerja di kantor sebanyak 25 persen. Sedangkan 75 persen lainnya bekerja dari rumah.

“Jumlah pegawai kami hanya belasan orang jadi kami siasati dengan pengaturan tempat duduk di dalam ruangan,” kata dia.

Dia menuturkan, sampai dengan penghujung tahun 2020 yang lalu, masyarakat Kabupaten Manokwari yang telah terlayani dokumen kependudukan berupa KTP berkisar di atas 80 persen. Berdasarkan data yang ada, jumlah tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan karena pihaknya mendatangi langsung masyarakat di setiap Distrik guna melakukan perekaman data untuk keperluan KTP.

“Hanya saja di tahun 2020, program jemput bola ini tidak berjalan efektif akibat adanya pandemi Covid-19,” pungkasnya. (PB25)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Senin 18 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.