Berita Utama

Penjual Sayuran OAP Semakin Terhimpit

MANOKWARI, PB  News – Pemerintah melalu instansi terkait diminta memprotek dan memberi perhatian khusus kepada  penjual sayuran dan penjual pinang orang asli papua (OAP). Pasalnya kehadiran berbagai  tempat usaha seperti , tempat cucian kendaraan, kios, rumah makan, pertokoan  dan berbagai tempat usaha lainnya menghimpit dan mematikan usaha mama papua.

“Apakah tempat usaha di ruas jalan  utama  hanya  ditempati oleh para pemilik modal  besar  ? baru tong  yang berjualan di pingir jalan , di trotoar dan di atas paratit ini bisa bikin apa,” tanya mama Maria, salah seorang penjual sayur di pasar Borobudur.

Ia mengatakan,  pemda harus berlaku adil, pemda , kata dia jangan hanya fokus membangun tempat-tempat usaha besar untuk  pemilik modal  besar,  sementara penjual kecil orang asli papua dilupakan   dan semakin tertinggal.

“Coba liat  ruas Jalan Trikora Wosi hingga Jalan Baru, mayoritas di kuasai sudara-saudara kita dari luar Papua.  Kenapa pemda tidak bisa sisipkan tempat khusus untuk kitorang mama-mama papua ? baru uang otsus itu kamu pake bikin apa,” sebut  salah seorang penjual pinang , Mince.

Menurutnya, mama-mama papua tidak hanya beraktifitas jualan  di pagi hari. Biasanya selepas mengurus keluarga, waktu luang  ini di manfaatkan mencari tambahan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari , ucapnya. (PB4)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.