Berita Utama

Persediaan  Telur Ayam Menipis, Wabup Akan Panggil Disperindagkop

MANOKWARI, PB News – Persediaan telur ayam ras di Manokwari mulai terasa menjelang Hari Raya Idul Fitri. Fenomena ini terlihat di tingkat pedagang telur di pasar dan sejumlah swalayan di kota Manokwari.

Menanggapi kurangnya stok komoditi telur ayam ras itu, Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo yang juga selaku Ketua Tim Sub Bapok mengaku belum mengetahui adanya terkait menipisnya ketersediaan itu.

Dia menjelaskan, untuk memastikan apakah stok telur ayam ras di Manokwari benar-benar kosong atau tidak, Wabup berencana akan memanggil Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Perindagkop) dan UMKM Kabupaten Manokwari.

“Terima kasih masukannya. Saya selaku ketua Tim Sub Bapok akan memanggil Kepala Dinas Perindagkop untuk menanyakan hal itu, jangan sampai ketersedian itu terganggu atau juga ketersedian ada, tapi harganya melambung. Itu jangan sampai itu terjadi,” kata Edi Budoyo kepada wartawan di kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari.

Edi Budoyo menegaskan, pemerintah daerah akan mencari solusi bila ketersediaan telur ayam ras benar-benar kosong di Manokwari menjelang Idul Fitri mendatang.

“Yang jelas, yang kita inginkan adalah ketersedian ada dan harga tidak terlalu meningkatkan signifikan, kalau pun harga meningkat sedikit, saya pikir itu wajar hukum pasar,” tandas Budoyo.

Seperti diketahui, ketersediaan telur ayam di Manokwari terlihat mulai terbatas. Harga nya pun, mulai merangkak naik yang sedianya Rp.40.000,- sampai Rp.50.000,- per rak, naik menjadi Rp.55.000,- sampau Rp.65.000,- per rak. (PB8)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.