Berita Utama

Perubahan Sistem Pemilihan Dikhawatirkan Mengganggu Pemilu 2024

JAKARTA – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Idham Holik, menyatakan lembaganya belum bisa berkomentar ihwal isu perubahan sistem pemilihan dari proporsional terbuka menjadi tertutup. Dia menilai kabar tersebut masih spekulatif.

“Kita sebagai warga negara yang baik, yang memiliki kesadaran dan kepatuhan hukum, mari kita tunggu MK bacakan putusan atas perkara judicial review dengan Nomor 114/PUU-XX/2022 tersebut,” kata Idham, Minggu (28/5/2023).

Idham juga mengingatkan bahwa penyelenggara pemilu memiliki prinsip untuk patuh pada kepastian hukum. Hal itu, kata dia, termaktub dalam Pasal 3 UU Pemilu. “Sehingga KPU bakal terus menjalankan hukum positif pemilu atau norma-norma yang ada dalam undang-undang yang masih efektif berlaku,” ujarnya.

Komisioner KPU periode 2012-2017, Hadar Nafis Gumay, mewanti-wanti hakim konstitusi agar menolak seluruh gugatan perubahan sistem pemilu ini. “Karena sistem proporsional tertutup ini mudah saja kita lihat, tidak sesuai dengan konstitusi kita,” kata Hadar.

Hadar mengatakan konstitusi telah mengamanatkan bahwa kedaulatan negara berada di tangan rakyat. “Ini yang tidak tecermin bila sistem pemilu dikembalikan pada proporsional tertutup yang hanya memilih partai politik,” ujarnya.

Di sisi lain, Hadar mengingatkan, tahapan pemilihan umum sedang berjalan. Dia khawatir perubahan sistem pemilihan dari proporsional terbuka menjadi proporsional tertutup bakal memicu kerumitan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.

Sementara itu, Juru Bicara MK Fajar Laksono mengungkapkan, sesuai agenda persidangan terakhir uji materi sistem pemilu, penyerahan kesimpulan para pihak terkait pada 31 Mei besok.

Setelah itu, baru diambil keputusan oleh majelis hakim dalam rapat permusyawaratan hakim (RPH) berdasarkan persidangan dan dokumen-dokumen perkara. ”Selanjutnya, kalau putusan sudah siap, akan diagendakan sidang pengucapan putusan. Begitu alurnya. Jadi, dibahas dalam RPH saja belum,” kata Fajar. (TEM)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.