Berita Utama

Pjs. Bupati Manokwari : Tugas Satpol PP Mengawal Perda dan Perbup

MANOKWARI, papuabaratnews.co Pjs. Bupati Manokwari Robert R. A. Rumbekwan memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengawal  perda dan perbup serta instruksi yang ada di daerah, karena itu merupakan tugas dan tanggung jawab Satpol PP.

“Kita menjadi panglima, karena di belakang kita didukung oleh institusi lain. Kita menjadi petunjuk jalan didepan. Karena Perda ada di bupati, sehingga institusi lain tidak bisa mengambil kendali, kendali harus dari kita,” kata Pjs. Bupati Manokwari, Robert R. A. Rumbekwan dalam pertemuan tatap muka bersama Satpol PP di halaman Bupati Manokwari, Rabu (30/9/2020) pagi.

Rumbekwan mengatakan, Perbup tentang protokol kesehatan, serta instruksi bupati tentang pembatasan aktivitas sosial sudah di keluarkan, kini saatnya Satpol PP untuk mengawal itu. Karena itulah tugas utama dari satpol PP mengawal perda ada instruksi tersebut.

“Untuk mengajarkan masyarakat agar disiplin dalam menjaga kesehatan, agar jangan sampai terjangkit penyakit. Jangan ada lagi budaya bebas, enteng, enak dan lainnya, yang ada saat ini budaya tertib . Tuhan pasti sertai ketika kita taat kepada perintahNya. Tetapi ketika kita tidak melakukan apa yang Tuhan mau, maka kita tidak bisa mengatakan Tuhan menjaga kita,” tegasnya.

Selain itu dirinya mengimbau, sebelum ke lapangan agar mempelajari terlebih dahulu instruksi dan atuaran yang ada.

“Bupati sudah memberikan instruksi, kita harus paham itu. Jangan sampai ada masyarakat yang bertanya dan kita bingung. Sekali lagi saya tekankan kepada Satpol PP, pembagian tugas tetap seperti yang saat ini dilakukan,” jelasnya.

Rumbekwan berharap adanya pembagian tugas dan jadwal bagi para anggota Satpol PP.

“Yang tinggal dirumah saja dan tidak mau ke kantor itu juga harus diatur dalam jadwal supaya mereka juga bekerja. Total jumlah personil sekitar 300 orang, jadi harus digilir, semua harus menjalankan tugas,” harapnya.

“Covid membuat kita jadi pengangguran terhormat dan makan gaji rakyat tanpa mengeluarkan keringat. Itu berdosa sekali. Kepala satpol atur personilnya, ketika masuk dalam grup para personil dibawa dan diatur serta disosialisasi tentang aturan main yang ada. Sehingga satu komando, jangan bikin gerakan tambahan yang membuat bingung masyarakat ,” tegasnya lagi.

Selain itu, ia juga meminta ada pemasangan baliho perihal instruksi bupati di pasar-pasar.

“Pasang baliho besar terkait instruksi tersebut dipasar, karena aktivitas besar ada di pasar,” tukasnya.(PB19)

**Artikel ini Sudah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 1 Oktober 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.