PLN Manokwari Siap Layani Instalasi Jaringan secara Langsung

  • Hindari pungli

MANOKWARI, papuabaratnews.co – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manokwari berkomitmen untuk memberikan layanan secara transparan dan mudah. Layanan pelanggan tersebut antara lain, permintaan instalasi jaringan listrik yang baru, penambahan daya, multiguna serta pengaduan keluhan.

Manager PLN UP3 Manokwari Roberth Rumsaur mengatakan, di era digitalisasi pelanggan bisa mengakses permintaan melalui platform digital yang telah disediakan. Seperti layanan Call Center 123, website PLN, media sosial milik PLN (facebook, instagram dan twitter), serta aplikasi PLN Mobile.

“Dengan media-media tersebut diatas pelanggan tidak perlu datang ke kantor PLN, kecuali ada beberapa layanan yang membutuhkan komunikasi langsung,” ujar Roberth melalui keterangan resminya, Minggu (22/8/2021).

Ia menjelaskan, inovasi dalam pelayanan tersebut guna mempermudah para pelanggan. Selain itu, mengantisipasi terjadinya tindakan pungli yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan ketidaktahuan pelanggan.

“Menghindari calo dan orang yang bisa memasang instalasi listrik secara tidak resmi di sekitar rumah,” jelas dia.

Melalui platform digital itu, kata dia, pelanggan dapat memonitor langsung progres permohonan yang telah diajukan. Prosesnya pun akan lebih aman, cepat dan akurat. “Pelanggan akan mendapatkan notifikasi melalui email atau sms, maupun WA,” ungkap Roberth Rumsaur.

Dia menjelaskan, biaya tambah daya atau biaya lainnya dapat dilakukan pembayaran melalui ATM, dompet digital, internet banking atau payment point online bank. Sama halnya dengan pembayaran tagihan listrik, PLN tidak menerima pembayaran tunai, karena semua sudah melalui online. “Pembayaran sudah dilakukan by online sekarang ini,” terang dia.

Roberth menegaskan bahwa, penggunaan jasa calo akan merugikan pelanggan sendiri. Sebab, telah menabrak prosedur yang seharusnya diikuti. Hal ini tentunya bisa berakibat proses denda yang harus ditanggung oleh pelanggan.

“Penggunaan tenaga listrik secara tidak sah, bukan saja merugikan pemerintah yang diwakili PLN, tetapi merugikan pelanggan sendiri dan masyarakat luas,” tegas dia.

Instalasi jaringan listrik baru hanya dapat dilakukan oleh pegawai PLN atau vendor yang mendapatkan surat tugas disertai atribut lengkap seperti seragam dan kartu tanda pengenal diri. Sebab, permohonan pasang baru atau tambah daya akan langsung tercatat di sistem informasi pelayanan pelanggan PLN. Setelah itu masyarakat dapat membayar biayanya ke bank atau loket resmi yang ditunjuk PLN. Dan permohonan pasang baru atau tambah daya segera diproses sampai listrik tersambung atau daya bertambah sesuai permohonan.

“Pemasangan instalasi silahkan pelanggan menggunakan jasa pemasangan instalasi, namun untuk pemasangan jaringan listrik dari tiang hingga meteran itu adalah tanggung jawab pegawai PLN atau vendor yang diberi surat tugas beratribut lengkap. Bila anda merasa ragu, segera hubungi kantor PLN terdekat,” tutur dia.

PLN, kata dia, akan menindak tegas calo listrik yang mencoba memasang daya baru bagi pelanggan PLN. Masyarakat diimbau untuk waspada dan berhati-hati terhadap calo listrik, sehingga biaya permohonan listrik yang diajukan tidak hilang sia-sia. Selain itu, PLN juga telah mendeklarasikan diri sebagai PLN berintegritas yaitu perusahaan yang berbudaya bebas dari suap dan gratifikasi.

“PLN mengajak masyarakat turut serta menyukseskan budaya dengan tidak memberikan tips dalam bentuk apa pun,” pungkas dia. (RLS/PB15)

 

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Senin 23 Agustus 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: