Polsek Kota Manokwari Buru Komplotan Pencuri Ratusan Juta

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Kepolisian Sektor Kota Manokwari terus memburu komplotan yang diduga telah melakukan pencurian uang sebanyak Rp363 juta lebih.

Kepala Polsek Kota Manokwari IPTU B. Limbong mengatakan, komplotan pencuri itu telah membuntuti K selaku korban ketika menarik uang di salah satu bank di Manokwari, pada Jumat pekan lalu (6 Mei 2021).

“Kami masih dalami terus. Cctv sudah diperiksa tapi agak kurang jelas,” kata Limbong saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Selasa 11 Mei 2021.

Setelah melakukan penarikan uang, sambung Kapolsek, korban yang menggunakan mobil pick-up mampir ke salah satu counter handphone di daerah Wosi, sebelum kembali ke Warmare.

“Uang itu korban simpan di dalam mobil. Anaknya korban yang berumur kira-kira 10 tahun tunggu dalam mobil,” kata dia.

Selang beberapa menit, dua sepeda motor yang dikendarai oleh tiga orang komplotan pencuri mampir tepat di pinggir kiri mobil korban.

Salah satu dari mereka langsung mengajak anak korban bercerita, agar dua temannya leluasa mengambil uang ratusan juta dari pintu sebelah kanan.

“Seolah-olah mobil itu ada masalah di bannya. Lalu turun anaknya korban dan diajak ngomong,” jelas dia.

Kapolsek melanjutkan, korban yang sedang berada di dalam counter melihat tindakan pencuri itu dan berusaha lari menuju ke mobil. Sayangnya, komplotan pencuri telah kabur duluan membawa uang.

“Korban berusaha kejar menggunakan mobil sambil teriak pencuri, tapi para pelaku sudah lari jauh,” ucap dia.

Pada hari yang sama, kata dia, korban langsung menuju Polsek Kota Manokwari untuk membuat laporan polisi dengan nomor : LP/206/V/2021/Papua Barat/Sek Makwar.

Hingga kini, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek mengimbau, seluruh masyarakat di Manokwari agar lebih berhati-hati ketika melakukan transaksi penarikan uang dengan jumlah yang cukup besar dari bank. Modus pencuri yang membuntuti korban ketika keluar dari bank, sudah sering terjadi.

“Dari mana pelaku tahu, kalau mereka tidak memonitor setiap nasabah yang keluar masuk bank. Maka, saya imbau masyarakat lebih hari-hati,” pungkas dia. (PB15)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: