Berita Utama

Program Bantuan Ternak Guna Meningkatkan Produksi Daging

MANOKWARI, papuabaratnews.coPemkab Manokwari melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari melalui dana Otsus tahun 2020 memprogramkan pengadaan ternak sapi, kambing dan babi.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nixon Karubaba menjelaskan, Bantuan tersebut dimaksudkan guna peningkatan produksi daging di Kabupaten Manokwari.

Dijelaskannya, pengadaan ternak sapi sebanyak 60 ekor sudah tersalurkan 100 persen. Begitu juga ternak kambing yang sudah tersalurkan 100 persen. Sementara untuk  penyerahan ternak babi dari total 50 ekor, sampai hari Selasa (6/10) sudah disalurkan ke empat kelompok. Satu kelompok akan diserahkan pada Rabu (7/10/2020) di Distrik Tanah Rubuh. Sedangkan masih ada satu kelompok di Distrik Prafi yang belum diserahkan dan akan diserahkan dalam waktu dekat

“Untuk ternak babi sudah tersalurkan sebanyak sekitar 40 ekor. Pengadaan ini masuk dalam program peningkatan mutu hasil peternakan,” terangnya saat dikonfirmasi Papua Barat News, Rabu (7/10/2020).

Selain untuk peningkatan produksi daging di Kabupaten Manokwari. Dimana kebutuhan daging semakin meningkat dnegan adanya perkembangan penduduk yang cukup meningkat pula, program tersebut juga bertujuan agar dapat dipelihara oleh masyarakat untuk peningkatan ekonomi keluarga.

Lanjut Nixon, agar ketersediaan daging di Manokwari cukup, maka akan digalakkan di semua sektor, yakni daging sapi, kambing dan babi.

“Selain itu program ini dilakukan untuk peningkatan populasi ternak di Kabupaten Manokwari,” lanjutnya.

Dengan adanya bantuan ini masyarakat diharapkan dapat memelihara dan mengembangkan ternak dengan baik. Juga, dapat bermanfaat untuk peningkatan ekomomi keluarga.

“Terlebih saat ini kita ada dalam situasi pandemi Covid-19, saya yakin bahwa hanya kegiatan pertanian dan peternakan yang bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Dijelaskan Nixon, dasar kegiatan tersebut berdsarkan hasil musrenbang pada 2019 dan dijawab ditahun 2020.

“Diharapkan kepada masyarakat kampung dan kepala kampung dapat mengetahui ini dengan baik, bahwa kita tidak lagi menerima proposal di kantor, melainkan semua kegiatan diusulkan melalui musrenbang,” harapnya.(PB19)

**Artikel ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi kamis 8 Oktober 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.