Berita UtamaInforialPOLITIK & HUKUM

Pungli Pasar Remu Akan Ditindak Tegas

SORONG, papuabaratnews.co – Wali Kota Sorong Lambert Jitmau akan bekerjasama dengan Kepolisian Resor Sorong Kota menindak tegas pelaku yang melakukan pungutan liar kepada para pedagang di Pasar Sentral Remu.

“Kapolres harus usut tuntas kasus pungli di pasar remu, kalau kedapatan tangkap dan proses,” kata Jitmau di Sorong, Kamis (25/6/2020).

Dia menegaskan bahwa Pasar Remu adalah fasilitas pemerintah daerah bukan pribadi atau kelompok tertentu sehingga pelaku usaha di pasar tersebut membayar retribusi kepada pemerintah daerah bukan untuk pribadi maupun kelompok manapun.

“Saya sudah dapat data ada pungutan di Pasar Remu yang bukan atas nama pemerintah daerah sehingga Kapolres harus memanggil dan meminta pertanggungjawaban pihak-pihak tersebut,” kata Lambert.

Menurut dia, pemerintah daerah menarik retribusi dari pelaku usaha di Pasar Remu namun ada pihak-pihak yang memungut lebih besar nilainya dari pemerintah daerah.

Dikatakan bahwa siapapun dia dan organisasi apapun tidak boleh memungut di Pasar tradisional Remu tanpa persetujuan pemerintah daerah.

“Pungutan di Pasar Remu tanpa persetujuan pemerintah daerah adalah pungutan liar. Saya sudah punya data dan akan diproses,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pertemuan dengan seluruh Muspida untuk menutup Pasar Remu selama tiga hari guna menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

Sejauh ini belum ada bukti pasti terkait pungli di pasar, namun dengan adanya dugaan Wali Kota Sorong, Polres akan melakukan lidik informasi tersebut. Jika ditemukan maka oknum tersebut akan di proses lebih lanjut. (PB7)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.