Realisasi Dana Desa Papua Barat Baru 32,34 Persen

  • Di bawah rata-rata nasional

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Realisasi dana desa di Provinsi Papua Barat pada kuartal II tahun 2021, baru mencapai 32,34 persen atau setara Rp501,80 miliar dari total pagu sebesar Rp1,55 triliun.

Capaian ini mengalami penurunan 16,59 persen, jika dibandingkan dengan kuartal II-2020 yang terealisasi 48,93 persen atau sekitar Rp754,49 miliar dari pagu Rp1,54 triliun.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Papua Barat Moch Ali Hanafiah mengatakan, penyerapan dana desa hampir di semua kabupaten masih berada di bawah rata-rata realisasi nasional yakni  37,72 persen kecuali Kabupaten Teluk Bintuni.

Serapan dana desa di Kabupaten Teluk Bintuni sudah mencapai 39,86 persen atau setara Rp47,95 miliar dari pagu anggaran Rp120,30 miliar (di atas rata-rata nasional).

“Masih perlu dilakukan peningkatan, agar dapat mengejar realisasi penyaluran triwulan III dan triwulan IV tahun 2021,” jelas Ali saat menggelar konferensi pers virtual, pekan lalu.

Ia melanjutkan, pemerintah daerah di Provinsi Papua Barat harus menyelesaikan semua persyaratan teknis. Sehingga, penyaluran dana desa untuk 1.742 desa yang tersebar di 12 kabupaten dapat dilakukan. Ada tiga Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di Papua Barat yang bertugas menyalurkan dana desa tersebut, yaitu KPPN Manokwari, KPPN Sorong dan KPPN Fakfak.

“Semua persyaratan harus disiapkan supaya bisa dilakukan penyaluran,” ucap dia.

Dana desa yang telah terserap sebanyak Rp501,80 miliar itu terdiri dari dana penanganan Covid-19 sebanyak Rp124,06 miliar, non BLT tahap I reguler Rp328,13 miliar dan BLT mencapai Rp49,59 miliar. Sebab, sejak tahun 2020 dana desa juga dialokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19 sebesar 8 persen.

“Untuk dana penanganan Covid-19, ada 1 desa dari 1.741 desa yang belum salurkan. Non BLT ada 143 desa belum salur dan jumlah desa yang sudah salurkan BLT ada 1.381 desa,” ujarnya.

Tiga bulan sekaligus

Penyaluran BLT dana desa selama ini belum berjalan sesuai ekspektasi. Sehingga, Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan baru untuk menggenjot penyaluran BLT dana desa di seluruh Indonesia. Dimana, penyaluran BLT dapat dilakukan tiga bulan sekaligus.

“Ada relaksasi penyaluran BLT. Sebelumnya, BLT dilakukan setiap bulan, tapi sekarang pengajuannya bisa untuk tiga bulan sekaligus,” Kepala Seksi Bidang PPA IIA Kanwil DJPb Papua Barat Posma Armando Siagian.

Seiring dengan relaksasi kebijakan terbaru, dia berharap pemerintah daerah di 12 kabupaten segera melakukan pengajuan dana desa hingga periode September 2021.

Realisasi per kabupaten

DJPb Papua Barat mencatat realisasi dana desa untuk 12 kabupaten pada kuartal II-2021 meliputi;

  • Kabupaten Manokwari sebanyak Rp45,37 miliar atau 31,61 persen dari pagu Rp143,53 miliar untuk 164 desa.

  • Kabupaten Sorong mencapai Rp63,03 miliar atau 35,75 persen dari pagu Rp176,34 miliar untuk 226 desa.

  • Kabupaten Fakfak sebesar Rp32,03 miliar atau 23,38 persen dari pagu Rp136,98 miliar untuk 142 desa.

  • Kabupaten Sorong Selatan sebesar Rp25,16 miliar atau 23,12 persen dari pagu Rp108,84 miliar untuk 121 desa.

  • Kabupaten Raja Ampat sebanyak Rp39,16 miliar atau 36,42 persen dari pagu Rp107,54 miliar untuk 117 desa.

  • Kabupaten Teluk Bintuni sebanyak Rp47,95 miliar atau 39,86 persen dari pagu Rp120,30 miliar untuk 115 desa.

  • Kabupaten Teluk Wondama sebanyak Rp27,50 miliar atau 36,37 persen dari pagu Rp74,61 miliar untuk 75 desa.

  • Kabupaten Kaimana sebanyak Rp36,78 miliar atau 35,35 persen dari pagu Rp104,04 miliar untuk 84 desa.

  • Kabupaten Tambrauw sebanyak Rp52,12 miliar atau 29,58 persen dari pagu Rp176,22 miliar untuk 216 desa.

  • Kabupaten Maybrat sebanyak Rp64,74 miliar atau 33,15 persen dari pagu Rp195,28 miliar untuk 259 desa.

  • Kabupaten Pegunungan Arfak mencapai Rp46,99 miliar atau 32,88 persen dari pagu Rp142,94 miliar untuk 166 desa.

  • Kabupaten Manokwari Selatan sebanyak Rp20,90 miliar atau 32,25 persen dari pagu Rp64,82 miliar untuk 57 desa. (PB15)

**Berita ini Diterbitkan di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 4 Agustus 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: