RSUD Manokwari Akui Kekurangan Oksigen

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari dr. Alwan Rimosan mengakui pihaknya saat ini mengalami kekurangan persediaan oksigen. Karena kapasitas oksigen yang ada harus dibagi kepada pasien umum dan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sedang dirawat pada Rumah Sakit tersebut.

“Karena rata-rata pasien Covid-19 membutuhkan oksigen. Sedangkan persediaan kita sangat terbatas,” ujarnya kepada awak media, Jumat 2 Juli 2021.

Dia mengatakan, sebelumnya mesin produksi oksigen yang dimiliki oleh RSUD mampu memproduksi 15 hingga 20 tabung per hari. Akan tetapi belakangan kapasitas produksinya menurun hingga hanya mencapai 10 hingga 13 tabung setiap harinya.

“Produksinya semakin menurun. Sementara kebutuhan terhadap oksigen terus meningkat,” kata dia.

Sebagai langkah solutif, pihaknya untuk sementara mendatangkan oksigen dari perusahaan yang ada di Manokwari. Distribusi oksigen dari pihak ketiga tersebut dilakukan berdasarkan Perjanjian Kerjasama (PKS) yang dibuat antara RSUD dan Perusahaan yang bersangkutan.

“Kita sudah adakan kerjasama. Sehingga kalau kurang, kita bisa ambil di sana,” imbuh Dokter Alwan.

Dirinya menyebutkan, selain bekerjasama dengan suplier oksigen dalam Kota Manokwari, pihaknya juga melakukan terobosan dengan mendatangkan 1 unit mesin produksi. Mesin produksi yang alan didatangkan berkapasitas lebih tinggi dari yang ada saat ini.

“Kita akan datangkan mesin yang kapasitasnya 10 Newton. Sehingga hasil produksinya juga bisa lebih banyak. Karena mesin kita yang ada saat ini kapasitasnya hanya 5 Newton,” kata dia.

“Nantinya, mesin tersebut akan ditempatkan di Warmare. Karena sumber oksigen yang paling baik berada di daerah pegunungan,” pungkasnya. (PB25)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d blogger menyukai ini: