Berita UtamaInforial

Satu Puskesmas Tutup Akibat Covid-19

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Satu Puskesmas di Kabupaten Teluk Wondama, terpaksa menutup sementara pelayanan karena beberapa tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan tersebut terpapar Covid-19.

Juru bicara Pemkab Teluk Wondama pada Satgas Penanganan Covid-19 dr Yoce Kurniawan mengutarakan ada enam tenaga kesehatan (Nakes) yang terpapar Covid-19 di Puskesmas Aisandami Distrik Teluk Duairi.

Keempat nakes di Puskesmas itu diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (21/11/2020) akhir pekan lalu. Sedangkan dua lainnya sudah lebih dahulu terdeteksi beberapa hari sebelumnya.

Manajemen Puskesmas memutuskan menghentikan sementara pelayanan Puskesmas Aisandami untuk mengantisipasi penularan sekaligus untuk dilakukan sterilisasi.

“Kepala Puskesmas memutuskan untuk tutup sementara dan sudah menyampaikan hal itu kepada Kepala Dinas Kesehatan. Nakes yang terpapar pun kini sedang menjalani isolasi,” katanya dilansir Antara, Senin (23/11/2020).

Yoce menjelaskan bahwa kasus Covid-19 pada nakes ini diketahui dari hasil penelusuran kontak pasien sebelumnya. Dari tracing yang dilakukan tim surveilance itu ditemukan enam kasus positif di Aisandami.

Dari enam kasus positif, lanjut Yoce empat diantara petugas medis Puskesmas Aisandami dan 2 lainnya petugas nonmedis.

Direktur RSUD Teluk Wondama ini mengingatkan seluruh nakes baik di Puskesmas maupun rumah sakit untuk terus waspada baik saat bekerja maupun beraktivitas di luar jam dinas.

“Kasus Covid-19 di Teluk Wondama masih terus terjadi penambahan, artinya kita harus semakin waspada. Apalagi nakes, kita ini masuk dalam kelompok rentan yang kemungkinan untuk terpapar sangat tinggi,” ujarnya.

Sebelumnya manajemen RSUD Teluk Wondama juga sempat menutup layanan ruang bayi menyusul sejumlah petugas medis terpapar Covid-19. Mereka sudah sembuh dan pelayanan kini sudah normal.

2.244 Kasus di Kota Sorong

Terpisah, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sorong merilis tambahan 26 pasien baru positif corona sehingga jumlah total kini menjadi 2.244 kasus.

“Dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 26 spesimen menunjukkan semuanya terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Juru Bicara Pemkot Sorong pada Satgas Penanganan Covid-19, Ruddy Rudolf Lakku di Sorong, Senin (23/11/2020).

Selain pasien positif baru, menurut dia, dalam pekan ini ada 34 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh sehingga total pasien sembuh sebanyak 2.024 orang.

“Masih ada sebanyak 103 spesimen yang dalam pemeriksaan laboratorium dan masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa kasus infeksi virus corona jenis baru penyebab Covid-19 di Kota Sorong, pada umumnya disebabkan oleh transmisi atau penyebaran lokal.

Oleh karena itu, dia kembali mengingatkan warga supaya disiplin menjalankan protokol kesehatan guna menghindari penularan penyakit itu.

“Penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona adalah tanggung jawab bersama. Rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, serta menerapkan pola hidup sehat demi melindungi diri dan keluarga,” kata Ruddy Lakku. (ANT/PB1)

**Berita ini telah Terbit di Harian Papua Barat News edisi Selasa 24 November 2020

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.