Berita Utama

Sekda: Butuh Tiga Tahun Target Vaksinasi Capai 70 Persen

MANSEL, papuabaratnews.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Manokwari Selatan Hengky Tewu menerangkan, pihaknya memperkirakan dibutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity di daerah itu.

Syarat dari pembentukan herd immunity, menurut Tewu, daerah harus memiliki sekurang-kurangnya 70 persen dari total penduduk sudah menjalani vaksinasi.

“Jadi minimal itu 70 persen warga harus divaksin agar herd imunity terbentuk. Kalau di Mansel ada 49 ribu penduduk, artinya sekitar 34 ribu penduduk harus menjalani vaksinasi. Biar nanti yang tidak divaksin karena alasan kesehatan, bisa mendapatkan perlindungan dari yang sudah divaksin,” katanya di Ransiki, Selasa (19/1/2021).

Tewu menerangkan, dengan simulasi hitungan 70 persen tersebut, membutuhkan 3 tahun sebelum persentasi tersebut bisa tercapai.

“Kalau seratus saja kita vaksin perhari, maka sesudah sepuluh hari baru sepuluh ribu. Jadi butuh tiga ratus hari untuk capai 30 ribu. Jadi bisa satu tahun kalau kita vaksin perharinya seratus orang. Jadi tiga tahun mungkin baru berhasil. Tidak akan dapat satu tahun,” ujarnya.

Tewu mengungkapkan, ada beberapa kendala yang menghambat pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat.

“Kami sudah pengalaman vaksin, bukan hanya vaksin Covid-19 ini. Sudah dari dulu kita lakukan vaksin. Dan dari dulu juga sudah dapat kejar karena vaksin. Belum lagi di media sosial disebarkan berita hoax terkait vaksin ini. Jadi memang banyak tantangan,” ungkapnya.

Meski begitu, lanjut dia, jangka waktu pemberian vaksin bisa saja dipersingkat apabila setiap fasilitas kesehatan (faskes) bisa melayani vaksinasi.

“Sekarang kan baru tiga yakni Oransbari, Ransiki dan Momiwaren yang teregistrasi secara nasional. Mungkin waktu tiga tahun itu bisa dipangkas kalau faskes lainnya bisa ikut melayani,” pungkasnya. (PB24)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Rabu 20 Januari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.