Berita UtamaInforial

Sembilan Pendulang Emas Berhasil Dievakuasi

MANOKWARI, papuabaratnews.co – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil melakukan evakuasi terhadap sembilan dari 11 pendulang emas di Kabupaten Manokwari, pada Rabu (3/2/2020) sekitar pukul 13.00 WIT. Para pendulang emas ini dilaporkan tersesat di sekitar hulu sungai Kali Kasih, Distrik Sidey, pada Minggu (24/1/2021).

Kasubsi Operasional Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari Marthinus Pebrian mengatakan, sembilan orang yang merupakan pendulang emas telah ditemukan dalam kondisi selamat. Sehingga operasi SAR hari keenam ditutup.

“Sembilan sudah tiba di Kampung Kasih dan dua orang bertahan di lokasi dulang,” kaya Marthinus dalam keterangan resminya, Rabu sore.

Kesembilan pendulang emas itu adalah, Yan Rumkorem (25), Melianus Moktis (12), Syahril Lahura (42), Yakobus Moktis (20), Yulianus Simopiaref (21), Elly Rumadas (27), Rony (31), Filix Awopi (16), dan Edy Awopi (42).

“Sembilan orang ini merupakan warga Kampung Kaironi, Distrik Sidey,” jelas dia.

“Dua yang masih bertahan di lokasi pendulangan itu Toni Kasi dan Sandi,” kata dia menambahkan.

Yan Rumkorem menuturkan, perjalanan dari lokasi pendulangan emas yang berada di Kepala Air Kali Kasi, Distrik Kasi, Kabupaten Tambrauw, selama lima hari. Dalam perjalanan, mereka kehabisan stok bahan makanan. Sehingg, setiap ada kamp bekas pendulangan mereka berhenti untuk mencari sisa bahan makanan.

“Hari ketiga bahan makanan kami habis, jadi dua hari perjalanan itu setiap ketemu kamp bekas kami periksa ada makanan atau tidak,” jelas dia.

“Kadang kami dapat sisa beras ya kami masak makan, kalau tidak ada air kami gali cari air,” ujar dia lagi.

Dia kemudian mengucapkan terima kasih kepada Tim SAR gabungan yang telah melaksanakan operasi pencarian mereka selama enam hari.

“Puji Tuhan kami selamat, dua orang itu pilihan sendiri bertahan di lokasi,” jelas Yan.

Sebelumnya, Kepala Basarnas Manokwari George Leo Mercy Randang menerangkan, info tersesatnya 11 orang itu diterima Basarnas Manokwari pada Jumat (29/1/2021) sekitar pukul 07.05 WIT. Setelah itu pencarian dilakukan namun hasilnya nihil.

Hari kedua (30/1/2021) pencarian kembali digelar mulai pukul 07.00 WIT tetapi hasinya 11 orang itu belum juga ditemukan. Sekitar pukul  17.00 WIT tim memutuskan untuk menghentikan pencarian dan langsung mendirikan kemah.

“Pencarian sempat ditunda karena kondisi cuaca yang kabut dan medan yang dilalui itu lewat arus sungai yang deras ditambah hujan deras,” jelas dia.

Ia melanjutkan, operasi hari ketiga (31/1/2021) tim terpaksa kembali ke Posko Manggupi lantaran kondisi cuaca buruk yang tidak memungkin pencarian diteruskan.

Hari keempat (1/2/2021) tim kembali menggelar operasi SAR mulai pukul 08.00 WIT dengan terlebih dahulu mengevaluasi serta menyusun rencana pencarian sesuai kondisi geografis. Hari keempat ini ada penambahan potensi SAR dari Kodam XVIII/Kasuari, Batalyon Infanteri Warmare, Polres Manokwari dan Polda Papua Barat.

“Pencarian ulang menuju Waramui dengan koordinat 00°57’03.10″S/133° serta pendalaman informasi keberadaan 11 korban,” jelas dia.

“Hasilnya belum juga dapat tanda-tanda keberadaan mereka,” kata dia lagi.

Dan, operasi SAR hari kelima (2/2/2021) kembali dilakukan pukul 08.30 WIT dengan berjalan kaki menuju koordinat 1°1’59.84″S/133°31’59″E. Namun, pencarian 11 korban belum membuahkan hasil sehingga operasi SAR akan dilanjutkan hari keenam.

Ia melanjutkan, jumlah Tim SAR gabungan yang diterlibat dalam operasi pencarian itu terdiri dari 17 personil Basarnas, 1 orang tim medis dari TNI-AL, 10 personil Batalyon Infanteri Warmare, 3 personil dari Koramil, 2 personil Polsek Masni, 3 anggota RAPI, Kepala Distrik Masni dan anggotanya ada 5 orang, keluarga korban ada 4 orang dan masyarakat setempat 5 orang.

“Tim juga dilengkapi dengan peralatan SAR dibantu kendaraan dari pihak keamanan,” tutur dia. (PB15)

**Berita ini Telah Terbit di Harian Papua Barat News Edisi Kamis 4 Februari 2021

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.